Studi: Pasien Demensia Berisiko Alami Kondisi Berat Jika Terpapar Covid-19

Kamis, 11 Februari 2021 | 10:40 WIB
Studi: Pasien Demensia Berisiko Alami Kondisi Berat Jika Terpapar Covid-19

Suara.com - Penelitian terbaru menunjukan orang dengan demensia lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena infeksi Covid-19. Penelitian itu diterbitkan di jurnal Alzheimer's & Dementia: The Journal of Alzheimer's Association.

Para peneliti dari Case Western University menganalisis data catatan kesehatan elektronik dari hampir 62 juta orang dewasa Amerika Serikat antara Februari hingga Agustus 2020. Dari 15.770 pasien Covid-19, sebanyak 810 orang juga mengalami demensia.

Setelah menyesuaikan beberapa faktor, seperti usia, jenis kelamin, dan ras, para peneliti menentukan bahwa mereka yang menderita demensia dua kali lebih mungkin untuk tertular penyakit baru dibandingkan yang tidak.

Pasien demensia juga lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dan ditemukan lebih mungkin meninggal karenanya, para peneliti menyimpulkan. 

Lebih khusus lagi, risiko rawat inap untuk pasien demensia adalah sekitar 59 persen, dua kali lipat jika dibandingkan dengan orang yang tidak menderita kondisi tersebut.

Sementara itu, risiko kematian secara keseluruhan dalam penelitian ini sekitar 5 persen, tetapi meningkat menjadi 20 persen pada pasien demensia. 

“Membandingkan kemungkinan Covid-19 pada pasien dengan demensia sebelum dan setelah menyesuaikan faktor risiko, jelas bahwa faktor-faktor ini, banyak di antaranya juga merupakan faktor risiko demensia (misalnya, penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, obesitas, Asma, penyakit ginjal kronis) memang berkontribusi pada tingginya risiko Covid-19 pada pasien demensia," kata para peneliti dikutip dari Fox News.

Alasan risiko tinggi yang diamati untuk infeksi virus ini adalah faktor perancu sisa dan tak terukur tertentu.

Misalnya, penentu sosial ekonomi, faktor perilaku, dan gaya hidup. Peneliti menduga faktor-faktor itu telah berkontribusi pada peningkatan risiko Covid-19 pada pasien dengan demensia. 

Baca Juga: Event Modifikasi di Masa Pandemi Covid-19 Bertumpu Pada Sektor Digital

Misalnya, pasien dengan demensia mungkin sangat rentan terhadap infeksi SARS-CoV-2 karena gangguan ingatan mereka membatasi kemampuan mereka untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Secara keseluruhan, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami alasan mengapa pasien demensia lebih berisiko terhadap Covid-19 dan hasil yang parah," kata para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI