Jangan Keseringan Makan Ayam Goreng, Berikut 4 Dampaknya pada Kesehatan

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Kamis, 11 Februari 2021 | 11:39 WIB
Jangan Keseringan Makan Ayam Goreng, Berikut 4 Dampaknya pada Kesehatan
Ilustrasi Ayam Goreng. (pixabay.com/mrpizzamandc)

Suara.com - Ayam goreng tepung telah menjadi salah satu kudapan paling populer. Padahal konsumsi ayam goreng memiliki berbagai konsekuensi untuk kesehatan.

Melansir dari Eat This, berikut beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat terlalu banyak konsumsi ayam goreng, antara lain:

1. Peningkatan Kadar Kolesterol

Ashely Kitchens, MPH, RD, LDN  menyatakan bahwa makanan yang digoreng seperti ayam goreng, bisa menyebabkan kadar kolesterol Anda meningkat.

"Saat digoreng, makanan menjadi lebih padat kalori karena bagian luar makanan kehilangan air dan menyerap lemak atau minyak," kata Kitchens.

"Minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan mengandung lemak trans yang telah terbukti meningkatkan LDL Anda," imbuhnya.

2. Peningkatan Berat Badan

Ayam goreng sering kali dicelupkan ke dalam adonan atau tepung dan kemudian digoreng sampai terendam minyak goreng, sehingga ayam akan sangat menyerap minyak. Memilih ayam goreng dari makanan berprotein seperti ayam dapat menghasilkan setidaknya 200 kalori ekstra.

3. Peningkatan risiko diabetes tipe 2

baca juga

Meskipun ada banyak faktor risiko diabetes tipe 2, namun salah satunya adalah kelebihan berat badan. Faktor risiko utama lainnya adalah memiliki kolesterol tinggi, khususnya peningkatan kadar LDL.

Jadi, jika makan ayam goreng secara teratur membuat Anda kelebihan berat badan dan meningkatkan kadar kolesterol, sehingga berisiko terkena diabetes tipe 2.

Sajian kulit ayam goreng. (Shutterstock)
Sajian kulit ayam goreng. (Shutterstock)

4. Perubahan Suasana Hati

Sekitar 95 persen dari suplai serotonin atau hormon perasaan senang tubuh diproduksi oleh bakteri usus di saluran gastrointestinal (GI) atau pencernaan. Saluran pencernaan Anda juga dilapisi dengan jutaan sel saraf yang disebut neuron di mana membantu mencerna makanan dan mengatur suasana hati Anda.

Berapa banyak serotonin yang dihasilkan usus Anda sebagian besar didasarkan pada seberapa banyak bakteri baik yang menyusun mikrobioma usus.

Makan gorengan secara teratur dapat menyebabkan lebih banyak bakteri jahat terbentuk daripada bakteri baik yang kemudian dapat menyebabkan lebih banyak peradangan dalam tubuh. Hal ini yang kemudian dapat menghambat produksi serotonin di usus dan kemudian dikomunikasikan dengan otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan 5 Ribu Kalori Setiap Hari, Pria Ini Ingin Punya Tubuh Sebesar Beruang

Makan 5 Ribu Kalori Setiap Hari, Pria Ini Ingin Punya Tubuh Sebesar Beruang

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:22 WIB

Studi di China Sebut Makan Telur Tiap Hari Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Studi di China Sebut Makan Telur Tiap Hari Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 13:36 WIB

Penderita Kolesterol Tinggi, Cobalah Makan Wortel Setiap Hari!

Penderita Kolesterol Tinggi, Cobalah Makan Wortel Setiap Hari!

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 10:35 WIB

Terkini

Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan

Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan

Malang | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Calon Kapolri Komjen Suyudi Tolak Anggapan Kursi Trunojoyo 1 sebagai Puncak Karier

Calon Kapolri Komjen Suyudi Tolak Anggapan Kursi Trunojoyo 1 sebagai Puncak Karier

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Temuan 'Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Meradang, DPR Minta Usut Dugaan CCTV Sengaja Dimatikan

Temuan 'Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Meradang, DPR Minta Usut Dugaan CCTV Sengaja Dimatikan

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Mazda Kenalkan Mobil Listrik 300 Jutaan, Bikin Hyundai Ioniq 5 Ketar-ketir

Mazda Kenalkan Mobil Listrik 300 Jutaan, Bikin Hyundai Ioniq 5 Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Listyo Ungkap Alasan Tak Dampingi Suyudi Fit and Proper Test di DPR

Listyo Ungkap Alasan Tak Dampingi Suyudi Fit and Proper Test di DPR

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Tiba di Istana Dudung Jawab Peluang Jadi Menko Polkam: Mudah-mudahan Insya Allah

Tiba di Istana Dudung Jawab Peluang Jadi Menko Polkam: Mudah-mudahan Insya Allah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Sinopsis The Melody of Love, Dracin Li Yi Tong dan Chen Xin Hai di WeTV

Sinopsis The Melody of Love, Dracin Li Yi Tong dan Chen Xin Hai di WeTV

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Penjualan Mobil Listrik Terus Melonjak Besarnya Peran Industri Komponen Lokal Mulai Disorot

Penjualan Mobil Listrik Terus Melonjak Besarnya Peran Industri Komponen Lokal Mulai Disorot

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Apakah Korban Keracunan MBG Bisa Menuntut Jalur Hukum? Ini Hak dan Langkahnya!

Apakah Korban Keracunan MBG Bisa Menuntut Jalur Hukum? Ini Hak dan Langkahnya!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Pasok Protein Nila dan Patin untuk Program MBG, Bandar Lampung Berburu Lahan 1.000 Meter

Pasok Protein Nila dan Patin untuk Program MBG, Bandar Lampung Berburu Lahan 1.000 Meter

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:06 WIB

×