Usai Vaksin Covid-19, Dokter Sarankan Wanita Tunda Tes Mammogram 4 Minggu

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2021 | 19:00 WIB
Usai Vaksin Covid-19, Dokter Sarankan Wanita Tunda Tes Mammogram 4 Minggu
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Ada beberapa aktivitas yang harus dihindari beberapa waktu setelah suntik vaksin Covid-19. Baru-baru ini, seorang dokter di Utah, Amerika Serikat, menyarankan wanita yang baru saja suntik vaksin Covid-19 harus menunda tes mammogram.

Beberapa wanita yang suntik vaksin Covid-19 mungkin akan mengalami adenopati aksila, yang juga dikenal sebagai pembengkakan kelenjar getah bening setelah vaksinasi.

Seorang dokter di Ohio lantas memperingatkan bahwa reaksi ini bisa disalahartikan sebagai tanda kanker payudara. Karena, banyak pasien yang mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan yang sama dengan tempat suntik vaksin Covid-19.

"Saat orang menerima vaksinasi, ada respons peradangan di lengan," kata Dr Brett Parkinson, direktur medis Pusat Perawatan Payudara Intermountain Healthcare di Murray, Utah, AS dikutip dari Fox News.

Dr Brett mencatat bahwa dirinya dan dokter lain telah melihat adanya pembengkakan kelenjar getah bening pada wanita yang melakukan tes mammogram tahunan. Mereka juga baru saja suntik vaksin Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, vaksin Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Kondisi ini ditemukan pada wanita yang telah suntik vaksin Moderna dan atau Pfizer/BioNTech. Dr Brett menemukan kondisi ini selama beberapa minggu terjadi, yang terjadi pada pasiennya setelah vaksin virus corona Covid-19 sebanyak 2 kali.

Beberapa peserta uji coba vaksin Pfizer, juga melaporkan efek samping berupa pembengkakan kelenjar getah bening, serta demam, menggigil, nyeri otot dan nyeri sendi. Efek samping ini umum dialami oleh mereka yang berusia antara 18 hingga 55 tahun.

Dalam upaya untuk mencegah kekhawatiran di antara pasien, Dr Brett dan dokter lain di Intermountain Healthcare menyarankan wanita untuk mencegah tes mammogram setelah suntik vaksin Covid-19, setidaknya 4 minggu setelah suntikan kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Diri! 13 Juta Vaksin COVID-19 Akan Siap dalam Waktu Dekat

Siapkan Diri! 13 Juta Vaksin COVID-19 Akan Siap dalam Waktu Dekat

Your Say | Kamis, 11 Februari 2021 | 17:57 WIB

Di Inggris, Vaksin COVID-19 Bakal Diberikan Rutin Seperti Vaksin Flu

Di Inggris, Vaksin COVID-19 Bakal Diberikan Rutin Seperti Vaksin Flu

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 17:09 WIB

Kemenkes Sebut 1,2 Juta Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin Covid-19

Kemenkes Sebut 1,2 Juta Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin Covid-19

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB