Tinggalkan Cotton Bud, Ini Cara Lain Membersihkan Telinga yang Aman!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2021 | 19:40 WIB
Tinggalkan Cotton Bud, Ini Cara Lain Membersihkan Telinga yang Aman!
membersihkan telinga pakai cotton bud. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan orang sering mengabaikan kesehatan telinga, yang bisa menyebabkan penumpukan lilin. Padahal penumpukan lilin bisa menyebabkan banyak masalah meskipun diperlukan untuk melumasi telinga.

Di samping itu, membersihkan telinga menggunakan cotton bud bisa memperburuk masalah dan limbahnya pun bisa memperburuk bumi.

Pakar kesehatan telah mengimbau bahwa semua orang tidak boleh memakai cotton bud untuk membersihkan telinga. Dennis Fitzgerald, seorang otolaryngologist dari Washington, mengatakan masalah terkait penggunaan cotton bud adalah keluhan umum ketika orang mengunjungi spesialis THT.

"Setiap dokter telinga, hidung dan tenggorokan akan memberi tahu Anda bahwa mereka kerap menangani masalah ini," jelas Dennis dikutip dari Express.

Menurut Dennis, kebanyakan orang menggunakan cotton bud untuk merias wajah. Tapi, ia tahu bahwa orang-orang telah menggunakannya untuk membersihkan telinga.

Ilustrasi cotton bud [shutterstock]
Ilustrasi cotton bud [shutterstock]

Jika cotton bud didorong terlalu dalam, Anda bisa mengalami masalah genda telinga berlubang, tuli total, vertigo, mual hingga kelumpuhan wajah.

Tetapi, ada alternatif lebih aman bagi orang yang perlu mengeringkan atau menghilangkan lilin berlebih di telinga. Dokter merekomendasikan orang cukup membersihkan telinga sebanyak 3 kali sebulan dan lebih baik melakukannya setelah mandi.

Cara terbaik untuk membersihkan lilin atau kotoran telinga ini, cukup menteskan minyak zaitun ke telinga menggunakan pipet sebelum tidur.

Masukkan 3 tetes minyak zaitun ke dalam telinga dan pijat tulang rawan di bagian luar telinga untuk membersihkannya. Orang harus menutupi atau mengalaskan sarung bantalnya menggunakan sesuatu ketika tidur, karena minyak zaitun mungkin akan mengalir ketika mereka tertidur.

Minyak zaitun ini akan membantu melembutkan lilin atau kotoran telinga sebelum mandi lagi keesokan harinya, yang membutuhkan hidrogen peroksida. Karena, campuran air dan hidrogen peroksida sebanyak 1 : 1 untuk dioleskan ke telinga akan membantu mengeluarkan lilin yang tersisa.

Tapi, seseorang tidak boleh menggunakan terlalu banyak hidrogen peroksida karena bisa mengiritasi telinga. Meskipun pembersihan telinga perlu dilakukan beberapa kali, seseorang tetap harus konsultasi dengan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dengarkan Lagu Sampai Ketiduran, Earbuds Masuk ke dalam Kerongkongan

Dengarkan Lagu Sampai Ketiduran, Earbuds Masuk ke dalam Kerongkongan

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 14:00 WIB

Penyebab dan Cara Mengobati Gangguan Pendengaran Sebelah

Penyebab dan Cara Mengobati Gangguan Pendengaran Sebelah

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 08:30 WIB

Lima Manfaat Melakukan Pijat Telinga Setiap Hari

Lima Manfaat Melakukan Pijat Telinga Setiap Hari

Lampung | Selasa, 26 Januari 2021 | 07:25 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB