Mata Kuning, Awas Jadi Tanda Penyakit Berbahaya Ini

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2021 | 12:10 WIB
Mata Kuning, Awas Jadi Tanda Penyakit Berbahaya Ini
Ilustrasi mata kuning.

Suara.com - Banyak orang kerap mengeluhkan kelopak mata yang berubah warna menjadi kuning. Beberapa kerap menganggapnya sepele dan bisa sembuh sendiri.

Tapi mata kuning bisa jadi tanda sebuah penyakit serius. Dilansir dari Express UK, salah satunya ialah tanda hati berlemak.

Kondisi ini terjadi karena ada penyimpanan lemak berlebih di hati. Kebanyakan orang tidak memiliki gejala, dan tidak menimbulkan masalah serius bagi mereka. Namun, dalam beberapa kasus, hal itu dapat menyebabkan kerusakan hati.

Ketika kulit dan mata Anda terlihat kuning, itu disebut penyakit kuning, kata WebMD.

Situs kesehatan tersebut menambahkan, ini sering berarti Anda memiliki masalah hati dan disebabkan oleh kadar bilirubin yang tinggi, sesuatu yang lebih banyak dihasilkan oleh hati Anda ketika meradang atau rusak.

Ilustrasi sistem pencernaan manusia. [Shutterstock]
Ilustrasi sistem pencernaan manusia. [Shutterstock]

“Pola makan yang buruk, kanker, infeksi, dan penyalahgunaan alkohol kronis semuanya dapat merusak hati Anda.

Kemudian, perawatan untuk penyakit ini juga beragam, berkisar dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan hingga transplantasi hati.

"Bintik kuning kecil (bukan kuning total) disebabkan oleh kerusakan akibat sinar matahari dan dapat dihilangkan dengan prosedur kecil."

Dalam kebanyakan kasus, penyakit hati berlemak tidak menyebabkan masalah serius atau mencegah hati Anda berfungsi normal.

Namun, untuk 7 hingga 30 persen orang dengan kondisi tersebut, penyakit hati berlemak semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Ini berkembang melalui tiga tahap yang meliputi:

  • Hati menjadi meradang (bengkak), yang merusak jaringannya. Tahap ini disebut steatohepatitis.
  • Bentuk jaringan parut di mana hati Anda rusak. Proses ini disebut fibrosis.
  • Jaringan parut yang luas menggantikan jaringan sehat. Pada titik ini, Anda menderita sirosis hati.

Kapan harus mencari pertolongan medis karena mata kuning Anda

  • Kehilangan nafsu makan
  • Mimisan
  • Kulit yang gatal
  • Merasa lemah atau lelah
  • Menurunkan berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Kaki atau perut bengkak
  • Urine berwarna gelap
  • Bangku pucat
  • Nyeri sendi atau otot yang tidak normal
  • Perubahan atau penggelapan warna kulit
  • Demam
  • Merasa sakit
  • Muntah
  • Penyakit hati berlemak: Penyakit kuning

Nasihat yang diberikan kepada orang dengan penyakit hati berlemak adalah berolahraga, menghitung kalori dan menurunkan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Tisu Nempel di Bulu Mata, Momen Sedih di Pernikahan Jadi Buyar

Gegara Tisu Nempel di Bulu Mata, Momen Sedih di Pernikahan Jadi Buyar

Jawa Tengah | Selasa, 16 Februari 2021 | 11:56 WIB

Ajaib! Saat Kesulitan, Mata Air Mendadak Muncul di Pengungsian Gempa Majene

Ajaib! Saat Kesulitan, Mata Air Mendadak Muncul di Pengungsian Gempa Majene

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 08:23 WIB

Nggak Suka Kopi? Ini 4 Cara Menghilangkan Kantuk

Nggak Suka Kopi? Ini 4 Cara Menghilangkan Kantuk

Video | Selasa, 16 Februari 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB