Benarkah Penyintas Covid-19 Cukup Dapat Satu Dosis Vaksin?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 16 Februari 2021 | 13:06 WIB
Benarkah Penyintas Covid-19 Cukup Dapat Satu Dosis Vaksin?
Ilustrasi vaksinasi [Antara]

Suara.com - Vaksinas Covid-19 menjadi salah satu cara penting untuk bisa mengendalikan pandemi. Beberapa negara di dunia telah memulai program vaksinasi.

Umumnya, seorang akan mendapat dua dosis vaksin Covid-19 dengan rentang waktu tertentu. Di beberapa negara seperti Indonesia, penyintas Covid-19 masih belum jadi prioritas yang mendapat vaksin.

Ini karena jumlah ketersediaan vaksin masih sangat terbatas. Sehingga mereka yang telah sembuh dari Covid-19 tidak menjadi prioritas karena dianggap telah memiliki kekebalan.

Kini ada anggapan yang mengatakan bahwa mereka yang sudah sembuh cukup mendapat satu dosis Vaksin Covid-19 saja. Tapi benarkah?

Dilansir dari Times of India, untuk pasien yang pernah mengalami Covid-19, ada cukup kekebalan alami yang tersisa di tubuh yang dapat membantu melawan serangan infeksi di masa depan.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Pemberian vaksin hanya akan meningkatkan respon imun tubuh dan membuatnya lebih kuat. Tujuannya, seperti yang diyakini banyak dokter akan diberikan hanya satu dosis vaksin dalam kasus Covid-19 yang pulih, dibandingkan dengan mereka yang memiliki kekebalan alami 'nol' terhadap virus.

Ada juga alasan kuat untuk menyarankan bahwa mereka yang telah pulih mungkin hanya memerlukan suntikan penguat vaksin untuk mendapatkan perlindungan.

Beberapa ahli epidemiologi juga berpendapat bahwa memilih dosis tunggal juga akan membantu negara-negara menangani tantangan logistik terkait dengan vaksin Covid-19, yang tidak hanya kekurangan pasokan, tetapi juga memerlukan penanganan dan perawatan khusus.

Ini juga dapat membantu mempercepat upaya vaksinasi di seluruh dunia, yang akan membawa kita selangkah lebih dekat untuk mencapai kekebalan kelompok.

baca juga

Sementara vaksin dua dosis telah lama digunakan, banyak penelitian sedang dilakukan untuk mempelajari efektivitas suntikan vaksin tunggal.

Sebuah studi yang dilakukan oleh British Medical Journal (BMJ) menemukan bahwa bahkan satu dosis vaksin COVID-19 dapat mengurangi 33 persen kasus Covid-19 dalam ukuran sampel.

Studi lain, yang diterbitkan dalam jurnal sains, Nature juga mengungkapkan bahwa bahkan satu dosis vaksin COVID-19 mampu menghasilkan antibodi penawar 1000 kali lipat, yang dapat bekerja melawan virus asli dan mutasinya saat ini yang dipertanyakan.

Sementara itu, perusahaan seperti Johnson dan Johnson, pesaing lain dalam perlombaan vaksin Covid-19 juga sedang berupaya untuk menguji vaksin dosis tunggal dalam uji coba.

Mereka yang pernah terjangkit COVID-19 juga perlu memetakan timeline pemulihannya sebelum divaksinasi. Misalnya, mereka yang mungkin baru pulih (1-2 minggu) sebelum vaksinasi dapat mempertimbangkan untuk menunda pengangkatan mereka.

Mereka yang terjangkit Covid-19 lebih dari enam bulan lalu harus diprioritaskan untuk inokulasi. Namun, masih belum diketahui apakah vaksin Covid-19 juga akan mengurangi gejala yang berkepanjangan akibat Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Tes COVID-19 GeNose Harus Puasa 30 Menit, Tak Boleh Makan

Cara Tes COVID-19 GeNose Harus Puasa 30 Menit, Tak Boleh Makan

Bogor | Selasa, 16 Februari 2021 | 13:02 WIB

Denda Pelanggar Prokes COVID-19 di Kota Bekasi Tembus Rp 23,4 Juta

Denda Pelanggar Prokes COVID-19 di Kota Bekasi Tembus Rp 23,4 Juta

Bekaci | Selasa, 16 Februari 2021 | 12:47 WIB

Sri Sultan Kembali Sapa Aruh, Masyarakat Diharapkan Mau Divaksin COVID-19

Sri Sultan Kembali Sapa Aruh, Masyarakat Diharapkan Mau Divaksin COVID-19

Jogja | Selasa, 16 Februari 2021 | 12:55 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:19 WIB

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:13 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Arrmanatha Nasir Jadi Menlu, Pengamat Ingatkan Peran Prabowo di Balik Efektivitas Diplomasi

Arrmanatha Nasir Jadi Menlu, Pengamat Ingatkan Peran Prabowo di Balik Efektivitas Diplomasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Akui Ditawari Kursi Wakil Ketua Watimpres Oleh Prabowo

Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Akui Ditawari Kursi Wakil Ketua Watimpres Oleh Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:08 WIB

×