Terlalu Banyak Minum Susu, Apa yang Akan Terjadi pada Tubuh?

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2021 | 15:10 WIB
Terlalu Banyak Minum Susu, Apa yang Akan Terjadi pada Tubuh?
Ilustrasi susu. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang sepakat bahwa susu sangat baik untuk kesehatan, karena merupakan sumber kalsium yang baik dan berkontribusi pada kesehatan tulang. Tetapi tahukah Anda bahwa terlalu banyak minum susu ternyata tak baik untuk kesehatan?

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014, ditemukan bahwa wanita yang minum tiga gelas susu atau lebih setiap hari berisiko hampir dua kali lipat terkena penyakit kardiovaskular. Tidak hanya itu, terlalu banyak minum susu juga berisiko meningkatkan risiko kanker sebesar 44%.
Melansir dari Healthshots, ini dia 4 efek samping yang mungkin terjadi ketika Anda terlalu banyak minum susu.

1. Mual
Menurut American National Institutes of Health, 65% orang dewasa memiliki beberapa bentuk intoleransi laktosa. Mual adalah salah satu gejala paling umum, dan dalam kasus ekstrim, mereka bisa mengalami muntah setelah mengonsumsi segala bentuk produk susu yang mengandung laktosa, termasuk susu, es krim, dan keju.

2. Menyebabkan kembung dan masalah pencernaan
Ini adalah gejala yang tidak hanya terjadi pada mereka yang mengalami intoleransi laktosa, tetapi bahkan pada mereka yang tidak mengalaminya. Minum terlalu banyak susu dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung, kram, dan diare. Jika tubuh Anda tidak dapat memecah laktosa dengan baik, laktosa masuk melalui sistem pencernaan dan dipecah oleh bakteri usus. Karena alasan ini, gas dan masalah pencernaan lainnya bisa terjadi.

3. Dapat menyebabkan jerawat
Dipercaya bahwa susu yang tersedia saat ini mengandung hormon pengatur pertumbuhan. Dan hal ini diketahui dapat memperburuk jerawat dengan mengganggu regulasi insulin melalui sesuatu yang disebut insulin-like growth factor-1. Tidak seperti persepsi populer, susu skim dapat memperburuk jerawat, sehingga lebih baik mengonsumsi susu sapi berlemak penuh, yang umumnya tidak disuntik dengan hormon.

4. Dapat menyebabkan beberapa jenis kanker
Ada sangat sedikit penelitian tentang hal ini, tetapi beberapa terus mengatakan bahwa terlalu banyak susu dapat menyebabkan jenis kanker tertentu seperti prostat atau kanker payudara. Sebagian besar studi ini bersifat epidemiologis, yang berarti bahwa mereka melihat tren konsumsi dan penyakit pada orang dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Perut dan Diare setelah Minum Susu? Mungkin Anda Intoleransi Laktosa

Sakit Perut dan Diare setelah Minum Susu? Mungkin Anda Intoleransi Laktosa

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 16:00 WIB

Positif Virus Corona, ASI Wanita Ini Berubah Warna Hijau Neon

Positif Virus Corona, ASI Wanita Ini Berubah Warna Hijau Neon

Health | Sabtu, 13 Februari 2021 | 19:54 WIB

Tak Kalah Bernutrisi, Ketahui Manfaat Mengonsumsi Oat Milk

Tak Kalah Bernutrisi, Ketahui Manfaat Mengonsumsi Oat Milk

Health | Sabtu, 13 Februari 2021 | 17:27 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB