Varian Virus Corona Afrika Selatan, Brasil dan Inggris Mulai Masuk India

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 16 Februari 2021 | 22:15 WIB
Varian Virus Corona Afrika Selatan, Brasil dan Inggris Mulai Masuk India
Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Elizabeth Fischer, NIAID/NIH)

Suara.com - Varian baru virus corona ternyata telah menyebar ke beberapa negara, salah satunya India. Dua bulan terakhir ini India telah mencatat total 192 kasus Covid-19 dari varian baru, empat kasus varian Afrika Selatan, satu varian Brasil, dan sisanya varian Inggris.

Menurut Direktur Jenderal ICMR, Prof Balram Bhargava, pada Selasa (15/2/2021), varian Afrika Selatan ditemukan pada empat orang yang kembali dari negara Afrika pada Januari lalu. Satu orang dari Angola, satu dari Tanzania dan dua dari Afrika Selatan.

Sementara varian Brasil (P.1) terdeteksi pada seseorang yang baru kembali dari Amerika Selatan awal bulan ini.

Varian-varian tersebut sudah diisolasi dan dibiakkan di Institut Virologi Nasional (NIV), Pune, untuk digunakan dalam percobaan menilai kemanjuran vaksin.

Mengapa Ilmuwan Khawatir dengan Varian dari Afrika Selatan?

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Menurut The Health Site, varian virus corona ini pertama kali terdeteksi di Teluk Nelson Mandela, Afrika Selatan, pada awal Oktober 2020 dan dalam beberapa minggu menjadi strain dominan di negara tersebut.

Bhargava mengatakan varian ini sekarang telah menyebar ke 44 negara. Peneliti Afrika Selatan telah menemukan varian ini memiliki 8 mutasi berbeda pada protein lonjakan.

Varian ini membawa mutasi N501Y, yang tampaknya membuat virus lebih menular dan mutasi yang lain, E484K, memungkinkannya lolos dari sistem kekebalan serta mengurangi efek vaksin Covid-19.

Bulan lalu Novavax mengumumkan bahwa vaksinnya hampir 85% efektif melawan varian Inggris, tetapi hanya menunjukkan efektivitas 50% dalam mencegah infeksi dengan varian Afrika Selatan.

baca juga

Namun, tidak ada bukti bahwa varian B.1.351 menyebabkan penyakit yang lebih serius dibandingkan varian lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Screening Vaksin Covid-19 di Tanah Abang Diwarnai Adu Mulut

Proses Screening Vaksin Covid-19 di Tanah Abang Diwarnai Adu Mulut

Video | Selasa, 16 Februari 2021 | 20:25 WIB

Waduh! Korea Utara Curi Data Pfizer Untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

Waduh! Korea Utara Curi Data Pfizer Untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 16 Februari 2021 | 19:15 WIB

Kemenpora Usulkan 1.500 Atlet Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Kemenpora Usulkan 1.500 Atlet Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Sport | Selasa, 16 Februari 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×