Tak Semua Hand Sanitizer Bisa Bunuh Virus Corona?

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 17 Februari 2021 | 17:36 WIB
Tak Semua Hand Sanitizer Bisa Bunuh Virus Corona?
Ilustrasi hand sanitizer (Pixabay/sweetlouise)

Suara.com - Selain selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, kebiasaan baru seperti rajin membersihkan tangan dengan hand sanitizer, sering mensterilkan ruangan dan rutin membersihkan berbagai permukaan benda dengan cairan disinfektan juga dipercaya dapat mencegah risiko penularan virus corona.

Sayangnya, ternyata tidak semua jenis hand sanitizer dan disinfektan mampu membunuh virus Corona. Mengingat di dunia ini ada begitu banyak jenis virus dan bakteri, maka dibutuhkan tes laboratorium yang lebih panjang, sebelum suatu produk bisa mengklaim mereka dapat membunuhnya.

Untuk bisa membantu garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, Germ Killer, merk hand sanitizer dan disinfektan asal Singapura, melakukan hal tersebut. Dan dari hasil tes laboratorium yang dilakukan oleh Analytical Lab Group (ALG), Amerika, ditemukan fakta bahwa Germ Killer terbukti mampu membunuh SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19 dalam waktu kurang dari 1 menit.

Dijelaskan Yusar Surya Putra, Sales Manager PT Hiutama Global Prima, distributor Germ Killer di Indonesia, berdasarkan hasil tes lain dari berbagai lembaga resmi, baik dari Amerika maupun Singapura seperti ATS LABS Amerika, TUV-PSB Singapura, dan Micro Biotest Amerika, Germ Killer juga efektif membunuh jamur, bakteri, dan berbagai virus lainnya yang dikenal mudah menular.

"Di antaranya H1N1 (penyebab influenza), HFMD (penyebab flu singapur), serta Human Corona Virus 229E (penyebab pneumonia). Hal ini tentu sangat menggembirakan, karena dengan demikian kami bisa ikut berpartisipasi mencegah rantai penyebaran Covid-19," jelas dia berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima.

Germ Killer sendiri, lanjut dia, merupakan cairan disinfektan dan hand sanitizer yang bebas alkohol. Dikembangkan dengan menggunakan air dan senyawa quats sebagai bahan utamanya, produk Germ Killer tidak mudah terbakar dan mampu membunuh kuman hingga 99.9999 persen, tanpa membuat tangan kering atau menimbulkan iritasi pada kulit sensitif sekalipun.

"Perlu diketahui, semua produk Germ Killer telah lolos uji toxic sehingga tergolong Medical Grade Disinfectant. Artinya 100 persen aman untuk penggunaan sehari-hari,” tutup Yusar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doni Monardo Targetkan Indonesia Bebas Covid-19 saat Hari Kemerdekaan

Doni Monardo Targetkan Indonesia Bebas Covid-19 saat Hari Kemerdekaan

Video | Rabu, 17 Februari 2021 | 16:00 WIB

WHO: Kasus Virus Corona Global Menurun 16 Persen Pekan Lalu

WHO: Kasus Virus Corona Global Menurun 16 Persen Pekan Lalu

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 15:09 WIB

Waduh! Mutasi Virus Corona Ini Bisa Jadi Kebal Terhadap Vaksin Covid-19

Waduh! Mutasi Virus Corona Ini Bisa Jadi Kebal Terhadap Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB