4 Hal Penting Soal Herd Immunity Covid-19, Kapan Bisa Terbentuk?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 18 Februari 2021 | 10:00 WIB
4 Hal Penting Soal Herd Immunity Covid-19, Kapan Bisa Terbentuk?
Vaksinator mempersiapkan vaksin COVID-19 Sinovac untuk disuntikkan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pejabat kesehatan di seluruh dunia berlomba untuk memvaksinasi cukup banyak orang untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok. Melalui skema itu, pandemi Covid-19 dipercaya bisa berhenti.

Tetapi apa yang dianggap "cukup" masih menjadi pertanyaan terbuka. Tidak ada yang tahu pasti berapa ambang kekebalan kelompok untuk virus corona, meskipun banyak ahli mengatakan berkisar antara 70 persen atau lebih tinggi.

Dilansir dari New York Post, berikut ini hal yang wajib kamu tahu tentang herd immunity.

Bagaimana menghitung ambang batas herd immunity?

Seorang Wanita lansia menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca untuk melawan COVID-19 di Mexico City, pada 15 Februari 2021. Claudio CRUZ / AFP
Seorang Wanita lansia menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca untuk melawan COVID-19 di Mexico City, pada 15 Februari 2021. Claudio CRUZ / AFP

Ini adalah rumus yang didasarkan pada seberapa menular virus atau rata-rata berapa banyak orang yang tertular virus dari satu orang yang terinfeksi.

Tetapi penghitungan hanya menawarkan target yang luas ketika mungkin ada penurunan besar dalam penyebaran. Angka tersebut juga dapat berbeda menurut wilayah.

“Bukan 64,9 yang buruk dan 70,1 itu fantastis,” kata Dr. Walter Orenstein, seorang ahli penyakit menular di Universitas Emory.

Orenstein mencatat tingkat vaksinasi dan faktor lain yang memengaruhi penyebaran dapat berbeda bahkan di dalam kota.

Bagaimana tahu kalau kita mencapai herd immuntiy?

baca juga

Bukti bahwa kita mendekati kekebalan kelompok akan menjadi "gangguan dalam rantai penularan," kata Ashley St. John, yang mempelajari sistem kekebalan di Sekolah Kedokteran Duke-NUS di Singapura.

Namun jangan menunggu pernyataan besar apa pun bahwa kami telah mencapai pencapaian tersebut.

Untuk menentukan kapan akan melonggarkan pembatasan, pejabat kesehatan akan mengamati tren infeksi dan rawat inap saat vaksinasi diluncurkan. Keputusan tersebut kemungkinan besar akan dimulai jauh sebelum ambang imunitas kawanan yang ideal tercapai, meskipun keputusan tersebut bertahap dan bervariasi menurut wilayah.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Di India, misalnya, para ilmuwan percaya bahwa lebih banyak orang perlu dilindungi di kota-kota padat penduduk, tempat virus menyebar lebih cepat, daripada di pedesaan yang luas.

India berencana untuk mencari antibodi pada orang-orang secara nasional untuk mengetahui persentase dari hampir 1,4 miliar penduduknya yang telah terinfeksi, kata Dr. Jayaprakash Muliyil, yang menasihati pemerintah tentang pengawasan virus.

Efektivitas vaksin juga berperan. Lebih sedikit orang yang perlu divaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok jika suntikan memiliki kemanjuran yang lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan dan Brasil, Begini Gejalanya!

Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan dan Brasil, Begini Gejalanya!

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 09:15 WIB

Update Covid-19 Global: PBB Ingatkan 130 Negara Belum Punya Vaksin Covid-19

Update Covid-19 Global: PBB Ingatkan 130 Negara Belum Punya Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 08:55 WIB

Takut Covid-19, Toko Ini Sterilkan Uang Pakai Rice Cooker

Takut Covid-19, Toko Ini Sterilkan Uang Pakai Rice Cooker

Lifestyle | Kamis, 18 Februari 2021 | 08:56 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×