Selain Sinovac, Indonesia Tertarik Datangkan Vaksin AstraZeneca

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:29 WIB
Selain Sinovac, Indonesia Tertarik Datangkan Vaksin AstraZeneca
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Selain vaksin pabrikan China seperti Sinovac, Indonesia juga tertarik membeli vaksin Covid-19 dari perusahaan farmasi lainnya yaitu AstraZeneca.

Dikenal sebagai vaksin Oxford, vaksin tersebut dibuat oleh para peneliti dari Universitas Oxford, Inggris.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K. Lukito mengatakan ada dua jalur vaksin AstraZeneca bisa masuk ke Indonesia, yaitu melalui jalur multilateral dan jalur bilateral.

Jalur multilateral yaitu Indonesia akan mendapat jatah vaksin untuk kemanusiaan oleh organisasi kesehatan dunia atau WHO, melalui program COVAX/GAVI, yang di dalamnya terdapat vaksin AstraZeneca.

"Insyaallah dalam waktu dekat sedang berproses bersama kementerian kesehatan dan badan lainnya, untuk bisa masuk segera vaksin Astrazeneca yang multilateral," ujar Penny dalam Konferensi Pers Penelitian RECOVERY, Jumat (19/2/2021).

Saat ini menurut Penny, Indonesia sudah masuk dalam daftar negara darurat yang didahulukan mendapat vaksin yang sudah dirilis WHO.

Namun untuk bisa digunakan di masing-masing negara, vaksin ini juga harus lebih dulu diperiksa dan dianalisis BPOM RI untuk dikeluarkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization (EUA) di Indonesia.

"Dalam hal ini BPOM, sedang berproses, kami sudah mendapatkan secara bertahap rolling submission dari data-datanya. Insyaallah beberapa hari ke depan kami sudah mengeluarkan use authorization-nya, dan segera vaksin tersebut akan masuk," jelas Penny.

Sementara itu, untuk jalur bilateral atau kerjasama antara negara untuk mendapatkan akses vaksin AstraZeneca, juga memerlukan EUA tersendiri, yang juga sedang diproses BPOM.

"Yang bilateral juga sedang berproses, saat ini karena diproduksi oleh fasilitas yang berbeda, nanti akan ada proses tersendiri lagi ya untuk emergency authorization-nya yang lain, untuk bilatera," pungkas Penny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Belum Keluarkan Izin Uji Coba Fase 2 Vaksin Nusantara Terawan

BPOM Belum Keluarkan Izin Uji Coba Fase 2 Vaksin Nusantara Terawan

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:08 WIB

Pfizer & Moderna Tak Signifikan Cegah Varian Virus Corona Afrika Selatan

Pfizer & Moderna Tak Signifikan Cegah Varian Virus Corona Afrika Selatan

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:18 WIB

Perkembangan Data Penerima Vaksin Covid-19 Jadi Kendala Dinkes Kota Jogja

Perkembangan Data Penerima Vaksin Covid-19 Jadi Kendala Dinkes Kota Jogja

Jogja | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB