Varian Baru Corona Menyebar ke 13 Negara, Diduga Bisa Lolos dari Antibodi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 21 Februari 2021 | 09:28 WIB
Varian Baru Corona Menyebar ke 13 Negara, Diduga Bisa Lolos dari Antibodi
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Varian baru virus corona yang disebut B.1.125 telah terdeteksi di Inggris, Nigeria, Amerika Serikat, dan 11 negara lainnya. Seperti varian Afrika Selatan dan Brasil, virus corona baru ini mengalami mutasi pada protein lonjakannya.

Peneliti menduga varian yang mengalami mutasi pada protein lonjakannya, dikenal sebagai E484K, dapat lolos dari antibodi penetral vaksin Covid-19.

Profesor mikrobiologi seluler di University of Reading, Simon Clarke, mengatakan mutasi E848K membuat varian Afrika Selatan resisten terhadap beberapa vaksin. Ia khawatir hal itu juga akan terjadi pada varian baru ini.

"Kami belum tahu seberapa baik varian baru ini akan menyebar, tetapi dapat diasumsikan bahwa kekebalan dari vaksin atau infeksi Covid-19 sebelumnya kurang ampuh (pada varian-varian inii)," jelas Clarke, dlansir Live Science.

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan varian baru dari Afrika Selatan, Inggris, dan Brasil, lebih menular dari virus corona asli (SARS-CoV-2).

Tetapi mereka belum yakin apakah hal itu juga terjadi pada varian B.1.125 ini.

Beruntung, semua varian baru yang muncul tidak menyebabkan Covid-19 menjadi lebih parah.

"Saat ini tidak ada bukti bahwa rangkaian mutasi ini menyebabkan Covid-19 yang lebih parah atau peningkatan penularan," kata Yvonne Doyle, direktur medis di Public Health England (PHE).

Varian B.1.125 pertama kali terdeteksi dalam sampel dari penderita Covid-19 di Nigeria pada Desember 2020, menurut laporan University of Edinburgh. Namun hingga kini ilmuwan sedang menyelidiki asal muasal varian.

Universitas Edinburgh juga mencatat pada 17 Februari, varian tersebut telah dideteksi dalam pengurutan genetik dalam 12 kasus AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Mematikan Varian Baru Virus Corona Finlandia? Ini Temuan Ahli!

Seberapa Mematikan Varian Baru Virus Corona Finlandia? Ini Temuan Ahli!

Health | Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:53 WIB

Jelang Olimpiade, Varian Baru Virus Corona Mengancam Jepang

Jelang Olimpiade, Varian Baru Virus Corona Mengancam Jepang

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:17 WIB

Ahli Ungkap Kasus Tak Terkontrol Picu Munculnya Varian Baru Virus Corona

Ahli Ungkap Kasus Tak Terkontrol Picu Munculnya Varian Baru Virus Corona

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 10:23 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB