Waspada, 5 Makanan Berikut Bisa Timbulkan Lemak yang Tahan Lama di Tubuh

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 22 Februari 2021 | 16:10 WIB
Waspada, 5 Makanan Berikut Bisa Timbulkan Lemak yang Tahan Lama di Tubuh
TRoti Tawar. (Pixabay/@postcardtrip)

Suara.com - Beberapa makanan yang Anda konsumsi bisa menjadi penyebab utama penumpukan lemak tubuh. Dalam hal ini, ada beberapa makanan dan yang menciptakan lemak berlebih pada tubuh Anda.

Melanir dari Eat This, berikut ini rincian makanan dan minuman yang merupakan penyebab terbesar lemak yang bertahan lama terutama di perut, antara lain:

1. Roti Tawar

Penelitian telah menunjukkan bahwa makan biji-bijian sebenarnya dapat menurunkan timbunan lemak visceral di perut Anda, tetapi makan biji-bijian olahan seperti roti tawar bisa menyebabkan lebih banyak lemak di tubuh.

2. Minuman Bersoda

Banyak penelitian menemukan hubungan antara konsumsi soda dan lingkar pinggang yang lebih lebar. Terlebih lagi, peminum diet soda memiliki persentase lemak perut yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak meminumnya. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi yang terbit pada Journal of American Geriatrics Society.

3. Cokelat

Faktanya, cokelat hitam mengandung manfaat kesehatan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Heart, makan hingga 3,5 ons cokelat sehari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Cokelat ini juga bisa membantu mengurangi lemak perut. Tapi coklat dengan campuran susu lah yang menjadi masalah.

Cokelat susu batangan mengandung gula dan biasanya mengandung banyak kalori. Sebuah studi American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa makanan yang paling berhubungan dengan penambahan berat badan adalah coklat batangan.

Ilustrasi cokelat bulukan. (Pixabay)
Ilustrasi cokelat . (Pixabay)

4. Sereal

Tidak semua sereal itu buruk, tapi jenis sereal yang manis dan penuh warna itulah yang akan menyebabkan lemak perut berlebih. Banyak sereal yang tinggi gula, namun rendah serat dan protein sehingga membuat Anda merasa cepat lapar.

5. Kentang Goreng

Satu studi longitudinal Harvard menemukan bahwa orang yang makan kentang goreng secara teratur bertambah lebih dari tiga pon berat badan setiap empat tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Menu Sarapan yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan

5 Menu Sarapan yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Lifestyle | Senin, 22 Februari 2021 | 10:10 WIB

Selain Minyak Zaitun, Berikut Daftar Minyak Goreng yang Sangat Menyehatkan

Selain Minyak Zaitun, Berikut Daftar Minyak Goreng yang Sangat Menyehatkan

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 09:59 WIB

Mau Kenyang Lebih Lama? Ini 3 Rekomendasi Makanan Sehat yang Bisa Dipilih

Mau Kenyang Lebih Lama? Ini 3 Rekomendasi Makanan Sehat yang Bisa Dipilih

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB