Jumlah Vaksin Terbatas, Vaksinasi Lansia di Jepang Tertunda Sementara

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 22 Februari 2021 | 18:58 WIB
Jumlah Vaksin Terbatas, Vaksinasi Lansia di Jepang Tertunda Sementara
Vaksinator mempersiapkan vaksin COVID-19 Sinovac untuk disuntikkan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Keterbatasan dosis vaksin membuat program vaksinasi nasional di Jepang mengalami hambatan.

Dilansir ANTARA, Jepang hanya akan menerima sejumlah dosis vaksin COVID-19 secara terbatas untuk bulan-bulan pertama program vaksinasi dan membuat dosis yang diperuntukkan bagi lansia didistribusikan secara bertahap.

Menteri Reformasi Administrasi Taro Kono mengatakan, Pfizer sebagai produsen vaksin COVID-19 satu-satunya yang telah mendapat izin di Jepang, tengah meningkatkan produksi di Eropa, namun penambahan pasokan tersebut tidak akan tiba di Jepang setidaknya hingga Mei mendatang.

"Kami rencananya akan memulai vaksinasi bagi lansia pada April, namun sayangnya jumlah dosis yang dialokasikan untuk mereka akan sangat terbatas di awal, sehingga kami ingin memulainya secara perlahan," kata Kono, Minggu (21/2), dalam wawancara dengan NHK.

Jepang telah bernegosiasi untuk bisa mendapatkan lebih dari 500 juta dosis vaksin COVID-19 dari produsen negara Barat. Tetapi regulator dalam negeri baru memberi izin untuk satu vaksin saja sejauh ini.

Jepang juga masih bergantung pada pasokan impor yang terkendala masalah produksi serta peraturan ekspor.

Sejak Kono diminta memimpin program vaksinasi di Jepang pada bulan lalu, ia menolak memberikan jadwal yang pasti mengenai kedatangan dosis vaksin dan kapan akan didistribusikan.

Walaupun begitu, pemerintah telah berjanji untuk mengamankan dosis yang cukup bagi seluruh populasi sejumlah 126 juta jiwa pada Juni nanti.

Dengan Pfizer, Jepang telah bernegosiasi untuk mendapat 144 juta dosis pada tahun ini, dan pengiriman kedua dengan jumlah sekitar 450.000 dosis telah tiba pada Minggu.

Kampanye vaksinasi dijalankan mulai pekan lalu, dengan para dokter dan perawat yang pertama mendapatkan suntikan vaksin. Pemerintah memprioritaskan vaksinasi untuk sekitar 4,7 juta petugas medis--lebih satu juta dari yang diperkirakan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Rekan di Liverpool, Kapten Timnas Jepang Tak Sabar Ladeni Belanda

Banyak Rekan di Liverpool, Kapten Timnas Jepang Tak Sabar Ladeni Belanda

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:00 WIB

Ambisi Samurai Biru di Piala Dunia 2026: Ingin Akhiri Kutukan 16 Besar

Ambisi Samurai Biru di Piala Dunia 2026: Ingin Akhiri Kutukan 16 Besar

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sepotong Luka di Dalam Manisnya Pasta Kacang Merah Durian Sukegawa

Sepotong Luka di Dalam Manisnya Pasta Kacang Merah Durian Sukegawa

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:42 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Banyak Rekan Setim, Wataru Endo Antusias Hadapi Belanda pada Piala Dunia 2026

Banyak Rekan Setim, Wataru Endo Antusias Hadapi Belanda pada Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:29 WIB

Takefusa Kubo Jadi Tumpuan Utama Timnas Jepang Usai Badai Cedera Samurai Blue

Takefusa Kubo Jadi Tumpuan Utama Timnas Jepang Usai Badai Cedera Samurai Blue

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:48 WIB

Sung Si Kyung Bantah Rumor Pacaran dengan Aktris Jepang Ayaka Miyoshi

Sung Si Kyung Bantah Rumor Pacaran dengan Aktris Jepang Ayaka Miyoshi

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:00 WIB

Sinopsis Shadow Work, Film Misteri Jepang yang Dibintangi Riho Yoshioka

Sinopsis Shadow Work, Film Misteri Jepang yang Dibintangi Riho Yoshioka

Your Say | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:21 WIB

Penjualan Mobil Jepang di Negeri Tetangga Porak Poranda, Ini Biang Keroknya

Penjualan Mobil Jepang di Negeri Tetangga Porak Poranda, Ini Biang Keroknya

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 11:43 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB