4 Faktor yang Bisa Jadi Pemicu Stres Selama Pandemi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 23 Februari 2021 | 01:15 WIB
4 Faktor yang Bisa Jadi Pemicu Stres Selama Pandemi
Ilustrasi stres kerja (pexels/@shvetsa)

Suara.com - Bukan hanya mengakibatkan kesakitan fisik, pandemi Covid-19 juga berdampak pada kesehatan mental, terutama stres. Psikolog RSPI Sulianti Saroso Barita Ulina Sianturi, P.Si., mengatakan, ada alarm yang akan dikeluarkan tubuh seseorang saat stres.

"Biasanya (gejala) tidak langsung yang berat. Dari mulai pertama deg-degan kemudian tangan berkeringat, jantung lebih cepat berdetak dari biasanya ketika mendengar informasi, misalnya keluarga ada yang kena covid, itu awalnya. Jadi ketika ada tanda-tanda seperti itu sudah menunjukkan alarm dari tubuh bahwa kita sedang mengalami stres," kata Barita saat siaran langsung bersama Radio Kesehatan Kemenkes, Senin (22/2/2021).

Dua gejala itu masih bersifat ringan, lanjut Barita. Jika seseorang tidak bisa mengelola stresnya, maka bisa meningkat hingga menimbulkan gangguan fisik.

"Misalnya, pencernaan mulai terganggu, pernapasan mulai sesak, kemudian nanti ada gangguan pada jantung dan sebagainya yang membuat kondisinya jadi semakin tidak nyaman. Lama-lama gelisah, tidur tidak nyenyak," jelasnya.

Psikolog yang berpraktik di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso itu mengatakan, gangguan tidur juga sering dialami pada pasien Covid-19 juga orang yang khawatir berlebihan terhadap paparan virus corona.

"Itu membuat kondisi fisik dan kesehatannya menurun. Ketika imunitas menurun tentunya banyak penyakit bisa masuk ke dalam tubuh. Ketika daya tahan tubuh menurun tambah stres lagi," ucapnya.

Menurutnya, ada empat faktor yang menyebabkan stres di masyarakat selama pandemi Covid-19:

1. Masalah ekonomi

Ilustrasi stres.

Barita mengatakan, persialan ekonomi sangat mempengaruhi kondisi psikologi seseorang. Pandemi Covid-19 berakibat beberapa perusahaan gulung tikar atau oenguranhan karyawan. Tulang punggung keluarga yang mengalami dampak tersebut tentu mempengaruhi pendapatan keluarga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

baca juga

2. Gangguan kesehatan fisik

Seseorang yang daya tahan tubuhnya lemah rentan terinfeksi Covid-19. Walaupun dalam keadaan sehat, seseorang yang mengetahui keluarga atau lingkungan terdekatnya ada yang terinfeksi virus corona, kondisi itu juga bisa menimbulkan kecemasan.

3. Dampak psikis 

Takut pada virus corona membuat kondisi seseorang khawatir setiap kali pergi kemana pun. Menurut Barita, hal itu juga menyebabkan gangguan konsentrasi. Kemudian juga gangguan kognitif karena banyaknya informasi bohong yang diterima membuat kondisi seseorang memperparah stresnya.

4. Pembatasan sosial dan interaksi 

Terbatasnya ruang interaksi tatap muka juga berpengaruh terhadap kondisi jiwa. Segala pertemuan yang dilakukan secara virtual dapat meningkatkan stresor tersendiri untuk masyarakat, khususnya para tenaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Ramai di Media, Rencana Kunker Komisi I DPR ke Qatar Dibatalkan

Setelah Ramai di Media, Rencana Kunker Komisi I DPR ke Qatar Dibatalkan

News | Senin, 22 Februari 2021 | 18:42 WIB

Pekerjaanmu Sudah Sering Membuat Stres? Coba Lakukan 6 Tips Ini

Pekerjaanmu Sudah Sering Membuat Stres? Coba Lakukan 6 Tips Ini

Your Say | Senin, 22 Februari 2021 | 18:09 WIB

Kelelahan Akibat Pandemi Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental, Ini Gejalanya!

Kelelahan Akibat Pandemi Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental, Ini Gejalanya!

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 18:24 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×