BPOM Pastikan Distribusi Vaksin Covid-19 Sampai ke Puskesmas Daerah

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 23 Februari 2021 | 21:10 WIB
BPOM Pastikan Distribusi Vaksin Covid-19 Sampai ke Puskesmas Daerah
Ketua Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito. (Media Briefing Pengawalan Keamanan, Khasiat, dan Mutu Vaksin COVID-19)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melakukan pemantauan distribusi vaksin Covid-19 hingga sampai ke salah satu Puskesmas di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

“Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki peran sangat vital sebagai titik penyuntikan vaksin kepada masyarakat. Hingga di titik akhir ini, saat vaksin sampai ke masyarakat, mutu vaksin harus tetap terjaga dengan baik,” ungkap Kepala BPOM Penny K. Lukito di Sidoarjo, Jawa Timur berdasarkan siaran pers, Selasa (23/2/2021).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan vaksin sampai dekat dan tepat ke masyarakat sesuai dengan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) saat mengirimkan vaksin.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Standar CDOB vaksin Covid-19 Sinovac harus menggunakan rantai dingin, agar kualitas vaksin tetap terjaga sampai ke tangan masyarakat, sehingga manfaat vaksin memberikan perlindungan Covid-19 tidak berkurang.

Seperti diketahui vaksin Covid-19 Sinovac memiliki sifat thermolabile, yang harus disimpan dalam suhu 20 hingga 80 derajat celcius.

Setidaknya ada lima poin utama penting untuk menjaga kualitas dan mutu vaksin saat distribusi yaitu (1) Personel dan pelatihan terhadap personel pengelola vaksin, (2) Bangunan dan fasilitas sesuai dengan persyaratan rantai dingin (cold chain), (3) Operasional penerimaan, penyimpanan dan pengiriman vaksin sesuai SOP, (4) Program pemeliharaan sarana dan prasarana, serta (5) Kalibrasi, kualifikasi dan validasi untuk memastikan suhu pengiriman memenuhi persyaratan.

Kepala Badan POM berharap setiap Instalasi Farmasi Pemerintah (IFP) Provinsi, IFP Kabupaten/ Kota, hingga Puskesmas selalu menjaga mutu vaksin dengan senantiasa memitigasi potensi risiko adanya penurunan mutu selama proses penyimpanan dan distribusinya.

Adapun setiap provinsi di seluruh Indonesia, menerima kurang lebih 3 juta dosis pada tahap pertama. Distribusi dilakukan oleh PT. Bio Farma ke IFP Provinsi hingga sampai ke IFP Kabupaten/Kota hingga sampailah di puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerumunan saat Vaksinasi, Pedagang Tanah Abang: Mending Antre BLT

Kerumunan saat Vaksinasi, Pedagang Tanah Abang: Mending Antre BLT

Jakarta | Selasa, 23 Februari 2021 | 18:03 WIB

Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Lanjut Usia

Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Lanjut Usia

Foto | Selasa, 23 Februari 2021 | 18:11 WIB

Rabu Besok, Kota Serang Suntik Vaksin COVID-19 untuk Lansia

Rabu Besok, Kota Serang Suntik Vaksin COVID-19 untuk Lansia

Banten | Selasa, 23 Februari 2021 | 17:26 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB