Catat, Ini Tanda Imunitas Melemah yang Mesti Diwaspadai

Bimo Aria Fundrika | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 24 Februari 2021 | 17:35 WIB
Catat, Ini Tanda Imunitas Melemah yang Mesti Diwaspadai
Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]

Suara.com - Ditengah musim pancaroba yang terjadi saat ini sangat penting untuk tetap memperhatikan dan menjaga kesehatan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, menjaga sistem kekebalan atau imunitas tubuh harus menjadi prioritas agar tidak terkena virus tersebut.

Dilansir dari Timesofindia.com, sistem kekebalan tubuh terdiri dari sel darah putih, kelenjar getah bening dan antibodi. Semuanya merupakan sel imun yang membantu tubuh melawan segala macam bentuk infeksi atau virus.

Berikut adalah beberapa tanda yang terlihat bahwa Anda memiliki sistem imun yang lemah.

1. Tingkat Stress yang tinggi

Ilustrasi stres kerja (pexels/@shvetsa)
Ilustrasi stres kerja (pexels/@shvetsa)

Tingkat stres yang tinggi dapat menurunkan keefektifan sistem imun dalam diri anda dan membuat anda rentan terkena infeksi. Selain itu, jika anda menjadi lebih mudah marah yang berlebihan juga merupakan tanda dari sistem kekebalan tubuh yang tengah melemah.

2. Sering Mengalami Infeksi

Jika Anda menderita lebih dari 5 infeksi telinga, sinusitis bakteri kronis, lebih dari dua kali mengalami pneumonia atau membutuhkan lebih dari tiga rangkaian antibiotik dalam setahun, Anda perlu berkonsentrasi untuk meningkatkan kekebalan Anda.

3.  Rentan terkena flu

Jika Anda menderita lebih dari dua-tiga pilek setiap tahun, Anda perlu memperbaiki sistem kekebalan Anda, juga jika Anda membutuhkan waktu lebih dari 2-4 hari untuk pulih itu pertanda sistem kekebalan yang lemah.

4. Kelelahan

Kelelahan karena sistem kekebalan yang lemah dapat membuat Anda merasa lesu sepanjang hari, tidak peduli seberapa baik Anda beristirahat. Sistem kekebalan yang terganggu membuat Anda merasa lelah.

5. Pemulihan luka yang lambat

Sistem kekebalan melemah tidak dapat menghasilkan kulit baru dengan cepat sehingga pemulihan luka lambat

6. Nyeri sendi

Kejadian nyeri sendi yang berulang dapat menyebabkan imunitas yang lemah. Anda mungkin juga mengalami wajah bengkak, sendi kaku dan nyeri akibat peradangan pada lapisan dalam sendi Anda

7. Masalah usus kronis

Menurut ilmu pengetahuan, 70-75 persen dari sistem kekebalan kita ada di saluran pencernaan kita. dengan demikian sistem kekebalan yang lambat dapat menyebabkan keasaman, diare gas, sembelit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Imunitas Tubuh, Herbal Dipercaya Bisa Jadi Antivirus Alami

Jaga Imunitas Tubuh, Herbal Dipercaya Bisa Jadi Antivirus Alami

Press Release | Kamis, 18 Februari 2021 | 13:53 WIB

Selama Pandemi, Begini Cara Naga 'Ada Band' Tingkatkan Imunitas Tubuh

Selama Pandemi, Begini Cara Naga 'Ada Band' Tingkatkan Imunitas Tubuh

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 17:40 WIB

Ketahui 3 Manfaat Echinace Purpurea Bagi Imunitas Tubuh

Ketahui 3 Manfaat Echinace Purpurea Bagi Imunitas Tubuh

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB