alexametrics

Baik untuk Kesehatan Usus, Yuk Ikuti 5 Pola Makan Berikut

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Baik untuk Kesehatan Usus, Yuk Ikuti 5 Pola Makan Berikut
Ilustrasi Makan Sayur. (Shutterstock)

Pola makan tertentu secara signifikan bisa meningkatkan kesehatan usus, bahkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Suara.com - Kesehatan usus bisa bisa sangat terkait dengan apa yang Anda konsumsi. Dalam hal ini, ada beberapa pola makan sehat yang perlu Anda ikuti untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan usus Anda.

Melansir dari Healthline, berikut pola makan sehat yang bisa meningkatkan kesehatan usus, antara lain:

1. Makan Beragam Makanan

Ada ratusan spesies bakteri di usus Anda. Setiap spesies memainkan peran yang berbeda pada kesehatan dan membutuhkan nutrisi yang berbeda pula.

Baca Juga: Waspada, Hindari Memasukkan 5 Makanan Berikut ke Microwave

Oleh karena itu, pola makan yang terdiri dari berbagai jenis makanan yang berbeda dapat menghasilkan mikrobiota yang beragam. Keberagaman makanan bisa didapat dari kombinasi serat, lemak sehat, protein, hingga karbohidrat.

2. Makan Banyak Sayur, Kacang-kacangan, dan Buah

Buah dan sayur merupakan sumber nutrisi terbaik untuk mikrobiota usus yang sehat. Asupan ini kaya serat yang tidak bisa dicerna oleh tubuh, namun dicerna oleh bakteri tertentu di usus untuk merangsang pertumbuhan mikrobiota usus yang menyehatkan.

Sementara kacang dan polong-polongan juga mengandung serat dalam jumlah yang sangat tinggi.

Satu studi menemukan bahwa mengikuti pola makan tinggi buah-buahan dan sayuran mencegah pertumbuhan beberapa bakteri penyebab penyakit. Apel, artichoke, blueberry, almond dan pistachio semuanya telah terbukti meningkatkan Bifidobacteria pada manusia. Bifidobacteria dianggap bakteri menguntungkan karena dapat membantu mencegah peradangan usus dan meningkatkan kesehatan usus.

Baca Juga: Mau Pangkas Lemak, Lima Asupan Sehat Berikut Bisa Membantu

3. Makanan atau Minuman Fermentasi

Proses fermentasi biasanya melibatkan bakteri atau ragi yang mengubah gula dalam makanan menjadi asam organik. Makanan fermentasi seperti yogurt, kimchi, kefir, kombucha hingga tempe kaya akan lactobacilli, sejenis bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan.

Orang yang makan banyak yogurt tampaknya memiliki lebih banyak laktobasilus di usus mereka. Orang-orang yang konsumsi yogurt juga memiliki lebih sedikit Enterobacteriaceae, bakteri yang terkait dengan peradangan dan sejumlah penyakit kronis.

4. Biji-bijian Utuh

Biji-bijian utuh mengandung banyak serat dan karbohidrat yang tidak dapat dicerna seperti beta-glukan. Karbohidrat ini tidak diserap di usus kecil dan malah menuju ke usus besar.

Di usus besar, mereka dipecah oleh mikrobiota dan mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan di tubuh Anda. Biji-bijian utuh dapat meningkatkan pertumbuhan Bifidobacteria, lactobacilli dan Bacteroidetes pada manusia.

5. Makanan Kaya Polifenol

Polifenol adalah senyawa tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk penurunan tekanan darah, peradangan, kadar kolesterol, dan stres oksidatif.

Polifenol tidak selalu bisa dicerna oleh sel manusia, sebab mereka tidak diserap secara efisien. Sebagian besar polifenol menuju usus besar di mana  dapat dicerna oleh bakteri usus . Sumber polifenol yang baik meliputi, kakao dan cokelat hitam, anggur merah, kulit anggur, teh hijau, kacang almond, bawang, hingga brokoli.

Komentar