Peneliti Ungkap Ada 140 Ribu Jenis Virus dalam Usus Manusia

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 24 Februari 2021 | 15:40 WIB
Peneliti Ungkap Ada 140 Ribu Jenis Virus dalam Usus Manusia
Ilustrasi usus

Suara.com - Para peneliti menunjukkan bahwa ada sekitar 140.000 virus yang teridentifikasi hidup dalam usus manusia. Separuh dari virus tersebut belum dikenali sebelumnya.

Melansir dari Medicinenet, jumlah dan variasi virus ditemukan di lebih dari 28.000 sampel mikrobioma usus yang dikumpulkan dari berbagai belahan dunia. Para peneliti menambahkan bahwa temuan mereka akan mengarah pada penelitian baru untuk mempelajari bagaimana virus usus memengaruhi kesehatan.

"Di era Covid-19 penting untuk diingat bahwa tidak semua virus berbahaya. Virus usus sebagian besar merupakan virus yang kami temukan memiliki DNA yang menjadi materi genetiknya, berbeda dengan SARS-CoV-2 atau Zika yang merupakan virus RNA," jelas peneliti Alexandre Almeida, rekan postdoctoral di Wellcome Sanger Institute dan EMBL's European Bioinformatics Institute.

"Sangat menarik melihat berapa banyak spesies tak dikenal yang hidup di usus kita, dan mencoba mengungkap hubungan antara virus dan kesehatan manusia," kata Almeida dalam sebuah Rilis berita Wellcome.

Ada keanekaragaman hayati yang tinggi di usus manusia. Bersama dengan bakteri, usus mengandung ratusan ribu virus yang disebut bakteriofag di mana dapat menginfeksi bakteri.

Ketidakseimbangan dalam mikrobioma usus Anda dapat menyebabkan penyakit dan kondisi, seperti penyakit radang usus, alergi, dan obesitas. Namun, masih banyak yang harus dipelajari tentang bagaimana bakteri usus dan bakteriofag mempengaruhi kesehatan.

Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)

Di antara puluhan ribu virus yang ditemukan oleh para peneliti adalah klade baru yang sangat umum (sekelompok virus yang diyakini memiliki nenek moyang yang sama) yang oleh penulis disebut sebagai Gubaphage. Jenis tersbeut adalah klade virus paling umum kedua di usus manusia, setelah crAssphage yang ditemukan pada 2014.

Kedua klade tampaknya menginfeksi jenis bakteri usus manusia yang serupa, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menunjukkan fungsi dari Gubaphage.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Baru Virus Corona Lainnya Terdeteksi di 13 Negara, Ini Daftarnya

Varian Baru Virus Corona Lainnya Terdeteksi di 13 Negara, Ini Daftarnya

Tekno | Rabu, 24 Februari 2021 | 13:30 WIB

Temuan Baru, Virus Corona pada Ibu Hamil Tak Tingkatkan Risiko Keguguran!

Temuan Baru, Virus Corona pada Ibu Hamil Tak Tingkatkan Risiko Keguguran!

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 13:10 WIB

Kenali Coronaphobia, Khawatir Berlebih akibat Pandemi Virus Corona

Kenali Coronaphobia, Khawatir Berlebih akibat Pandemi Virus Corona

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 12:17 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×