Masalah Kesehatan yang Mengintai Jika Jarang Sikat Gigi

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 25 Februari 2021 | 19:25 WIB
Masalah Kesehatan yang Mengintai Jika Jarang Sikat Gigi
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Bukan hanya bau mulut, tidak rutin menyikat gigi juga berisiko menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Selain itu, ada banyak akibat negatif jika melewatkan kebiasaan penting tersebut, salah satunya adalah menjadikan gigi dan rongga mulut sebagai tempat berkumpulnya bakteri.

Menurut Dr Anil Kohli, kebersihan mulut yang baik tidak hanya penting untuk kesehatan gigi dan gusi, tetapi juga kesehatan.

"Mulut dapat menyimpan banyak bakteri. Selain itu, protokol menyikat gigi harian juga dapat menjaga tingkat bakteri yang optimal. Jika tidak menyikat gigi setiap hari dapat menyebabkan peningkatan kadar bakteri, sehingga menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi," ungkapnya yang dilansir dari Healthshots.

Selain itu, sejumlah penyakit jantung dan perut terbukti berkaitan erat dengan peningkatan kadar bakteri saat kondisi mulut tidak sehat.

Sebelumnya, penelitian telah menunjukkan bahwa endapan lunak atau plak membutuhkan waktu 48 jam untuk berubah menjadi endapan keras yang disebut karang gigi. Begitu endapan karang gigi muncul di permukaan gigi, maka sulit untuk dihilangkan jika hanya disikat.

Endapan ini kemudian akan melemahkan struktur gigi yang memberikan bau mulut, dan juga membuka jalan bagi penyakit gusi lainnya.

“Sekarang kita tahu bahwa menyikat gigi itu penting, tapi menyikat dengan cara yang benar di waktu yang tepat, seperti jam pagi dan malam. Ingatlah bahwa menyikat dengan cara yang tidak tepat, bahkan jarang, sama dengan tidak menyikat gigi sama sekali,” paparnya.

Selain itu, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Laporan Neurologi dan Ilmu Saraf Terkini, peradangan otak yang menyebabkan kerusakan sel otak hingga demensia terkait dengan kebiasaan jarang menyikat gigi.

Tak hanya itu, jika tidak tiga kali menyikat gigi maka lakukan sikat gigi minimal dua kali sehari. Selain membersihkan gigi dan berkumur setelah makan, mengonsumsi buah dan sayuran kaya serat juga dapat membantu menjaga kebersihan mulut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting, Sunnah Menyikat Gigi dan Doa Sebelum Melakukannya

Penting, Sunnah Menyikat Gigi dan Doa Sebelum Melakukannya

Lifestyle | Minggu, 21 Februari 2021 | 17:57 WIB

Agar Tak Bau Mulut saat Bangun Pagi Hari, Lakukan 5 Langkah Ini!

Agar Tak Bau Mulut saat Bangun Pagi Hari, Lakukan 5 Langkah Ini!

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 17:00 WIB

Awas, Pasien Penyakit Gusi 9 Kali Berisiko Meninggal akibat Virus Corona!

Awas, Pasien Penyakit Gusi 9 Kali Berisiko Meninggal akibat Virus Corona!

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 15:31 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB