Studi: Perawatan Kesuburan Pengaruhi Pertumbuhan Anak

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:37 WIB
Studi: Perawatan Kesuburan Pengaruhi Pertumbuhan Anak
Ilustrasi bayi (Pexels)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan pola pertumbuhan awal anak yang lahir melalui perawatan kesuburan akan berbeda dengan anak yang dikandung secara alami. Tetapi, tingkat pertumbuhan tersebut mengikuti seiring waktu.

Perawatan kesuburan atau in-vitro fertilisasi adalah bentuk lain dari teknologi reproduksi yang sudah lama dikaitkan dengan berat badan bayi lahir rendah. Tetapi, belum jelas lamanya perbedaan pola pertumbuhan bayi yang lahir secara alami dan melalui perawatan kesuburan.

Peneliti Norwegia telah menganalisis data hampir 80 ribu anak yang dikandung secara alami dan lebih dari 1.700 anak yang dikandung melalui perawatan kesuburan. Ia mengikuti pola pertumbuhan anak-anak itu hingga usia 7 tahun.

Hasilnya, hampir 5.300 anak yang dikandung secara alami dari orangtua yang butuh waktu lebih dari 1 tahun untuk hamil. Sedangkan bayi yang lahir melalui proses in-vitro fertilisasi, 1.073 lahir dari embrio segar dan 179 dari embrio beku.

Anak-anak yang lahir melalui program in-vitro fertilisasi memiliki berat lahir rata-rata 3,4 kilogram dan panjang 50 cm dibandingkan dengan anak-anak yang dikandung secara alami. Menurut laporan Human Reproduction, anak-anak yang dikandung secara alami rata-rata memiliki berat badan 3,5 kilogram dan panjang 50,2 cm.

Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Anak-anak yang lahir dari proses in-vitro tumbuh lebih cepat dalam 18 bulan pertama kehidupannya. Setelah satu tahun, pertumbuahn mereka sedikit lebih lama dan lebih berat daripada anak-anak yang dikandung secara alami. Perbedaan ini berlanjut sampai usia 7 tahun.

Anak-anak yang lahir dari orangtua yang butuh waktu lama untuk hamil juga memiliki berat tubuh lebih kecil saat lahir.

Tapi, berat tubuhnya tentu tidak sekecil anak-anak yang lahir melalui program in-vitro. Pola pertumbuhan mereka serupa dengan anak-anak yang lahir melalui program in-vitro.

Jika dibandingkan dengan anak yang dikandung secara alami, anak yang lahir melalui program in-vitro fertilisasi dari embrio segar biasanya memiliki berat tubuh lebih kecil daripada embrio beku.

baca juga

Para peneliti juga menganalisis data lebih dari 544.000 remaja berusia 17 tahun yang diperiksa untuk dinas militer di Norwegia.

Ada sedikit perbedaan antara mereka yang lahir melalui program in-vitro fertilisasi dan anak yang dikandung secara alami, serta anak yang lahir dari embrio beku dan embrio segar.

"Kami mengamati perbedaan dalam tinggi badan, berat badan atau indeks massa tubuh antara anak yang dikandung secara alami dan tidak pada usia 17 tahun," jelas Maria Magnus, dari Pusat Kesuburan dan Kesehatan di Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia, di Oslo dikutip dari Medicine Net.

Penelitian ini menunjukkan perbedaan yang jelas dalam pola pertumbuhan antara anak-anak yang berasal dari embrio segar dan beku, dari transfer embrio hingga usia sekolah.

Tapi, Magnus mengatakan bahwa penelitian tentang perbedaan pola pertumbuhan anak ini masih perlu dilanjutkan lebih dalam. Karena, mungkin hal ini akan memengaruhi kesehatan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Artis Jalani Tes DNA, Buktikan soal Anak Kandung

5 Artis Jalani Tes DNA, Buktikan soal Anak Kandung

Entertainment | Jum'at, 26 Februari 2021 | 16:36 WIB

Biodata Betrand Peto dan Prestasi Anak Angkat Ruben Onsu-Sarwendah

Biodata Betrand Peto dan Prestasi Anak Angkat Ruben Onsu-Sarwendah

Entertainment | Jum'at, 26 Februari 2021 | 16:17 WIB

Istri Daus Mini Muncul, Permintaan Tes DNA Anak Dianggap Wajar

Istri Daus Mini Muncul, Permintaan Tes DNA Anak Dianggap Wajar

Entertainment | Jum'at, 26 Februari 2021 | 16:03 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×