Simak, Ini 3 Beda Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Gratis dari Pemerintah

Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:02 WIB
Simak, Ini 3 Beda Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Gratis dari Pemerintah
Seorang petugas kesehatan mengambil cairan vaksin dengan alat suntik untuk program vaksinasi Covid - 19 kepada sejumlah warga lanjut usia di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (23/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemerintah tengah menggodok vaksin gotong royong alias vaksin mandiri. Apa bedanya dengan vaksinasi gratis?

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Siti Nadia Tarmizi M. Epid mengatakan jika vaksinasi Gotong Royong untuk Covid-19 diperuntukkan para buruh atau karyawan perusahaan swasta yang biayanya dibebankan kepada perusahaan tersebut.

Berikut beberapa perbedaan vaksin gotong royong dan vaskin program pemerintah, yang berhasil dirangkum suara.com:

1. Tidak dibiayai negara, tapi penerima tak perlu bayar

Sehingga perbedaan vaksin program pemerintah dan vaksin gotong royong ini hanyalah ada dari sumber pendanaanya saja.

Namun untuk penerima vaksin karyawan maupun buruh swasta mereka tidak perlu membayar apapun.

"Seluruh penerima vaksin gotong royong tidak akan dipungut biaya apapun. Atau dalam hal ini tidak perlu ada pembayaran dan diberikan secara gratis oleh perusahaan yang melakukan vaksinasi gotong-royong," jelas Siti Nadia dalam konferensi pers, Jumat (26/2/2021).

Meski begitu untuk vaksin gotong royong, Kemenkes RI nantinya tetap akan meminta data karyawan yang sudah disuntik vaksin oleh pihak perusahaan di luar dari jumlah penerima vaksin program pemerintah.

2. Pemberian vaksin tidak di Puskesmas dan RSUD

Baca Juga: Kehadiran Vaksin Mandiri Untungkan Pemerintah, Ini Penjelasannya

Perbedaan lain dengan vaksin program pemerintah dengan vaksin gotong royong adalah fasilitas kesehatan atau tempat penyuntikkan milik pemerintah.

Tidak di puskesmas, tidak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) atau tidak di fasilitas usaha milik negara.

"Bagi badan hukum atau badan usaha yang memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang tentunya memenuhi syarat untuk memberikan vaksinasi. Maka pelayanan vaksinasi gotong-royong dapat dilakukan di fasilitas tersebut," papar Siti Nadia.

3. Menggunakan jenis vaksin berbeda

Jika vaksin Covid-19 program pemerintah menggunakan Sinovac, Novavax, AstraZeneca, Covax/ GAVI dari WHO, dan vaksin Pfizer.

Maka vaksin gotong royong tidak menggunakan sederet vaksin tersebut, karena akan terpisah.

Menurut Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heryanto pihaknya sedang melakukan berkoordinasi dengan vaksin Covid-19 buatan Moderna, perusahaan farmasi asal Amerika Serikat.

"Kita sedang menjajaki kerja sama sama dengan Moderna, vaksin dari Amerika Serikat dengan platform mRNA. Tentu kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terutama Kementerian Kesehatan," tutur Bambang Heryanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI