Dokter: Masalah Kesehatan Usus Menjadi Sumber Segala Penyakit

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 01 Maret 2021 | 18:10 WIB
Dokter: Masalah Kesehatan Usus Menjadi Sumber Segala Penyakit
Ilustrasi usus (Pixabay/Elionas2)

Suara.com - Dokter sekaligus penulis 6 buku, salah satunya The New Health Rules, di Afrika Selatan Frank Lipman, mengatakan 70% sistem kekebalan tubuh berada di dalam atau di sekitar usus.

"Usus adalah penghalang internal yang melindungi kita dari dunia luar, semua partikel asing yang Anda makan dan minum. Itu memberi tahu Anda betapa pentingnya mikrobioma untuk kekebalan," kata Lipman, dilansir South China Morning Post.

Semakin banyak orang yang menderita masalah pencernaan atau masalah kesehatan usus yang buruk, disebut dysbiosis. Lipman yakin negara maju sedang mengalami epidemi ini.

Di samping itu, semakin banyak wanita berusia awal 20 hingga 30-an tahun menderita masalah kulit, depresi, kelelahan, masalah berat badan, masalah hormon, dan perubahan suasana hati.

Lipman mengatakan semua masalah tersebut didasarkan pada ketidakseimbangan mikrobioma usus, yang bisa diobati dengan perubahan pola makan, gaya hidup, dan konsumsi suplemen.

Ilustrasi bakteri. [Shutterstock]
Ilustrasi bakteri. [Shutterstock]

Faktor lainnya dari penurunan kesehatan usus adalah bahan kimia yang digunakan dalam pertanian, seperti herbisida, insektisida, fungisida dan alat bantu panen.

Misalnya, glisofat bahan kimia pembunuh gulma yang paling umum digunakan. Ada penelitian menunjukkan herbisida ini dapat menyebabkan kanker.

Jadi, kemungkinan besar beberapa makanan yang kita konsumsi mengandung bahan kimia ini.

"Masalah dengan usus kita dimulai ketika lapisan, yang sangat tipis, menjadi rusak. Seringkali oleh bahan kimia yang ditemukan di dalam atau pada makanan,” kata Lipman.

baca juga

"Saat itulah usus Anda bocor, dan metabolit dari bakteri di mikrobiom Anda bisa masuk ke aliran darah dan menyebabkan sistem kekebalan yang meradang," sambungnya.

Namun ia mengatakan bahwa usus bocor hampir selalu bisa disembuhkan, biasanya diobati dengan prebiotik, detoksifikasi, postbiotik, dan suplemen seperti minyak ikan, omega 3 dan asam lemak.

Menjaga usus kita bahkan lebih penting selama pandemi virus corona, sebab ketidakseimbangan bakteri usus terkait dengan tingkat keparahan penyakit.

Berdasarkan studi oleh Chinese University of Hong Kong, respon imun lebih lemah pada orang-orang yang hanya memiliki keragaman bakteri usus sedikit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bad Mood Bisa Disebabkan Bakteri Jahat di Usus, Ini Solusi Memperbaikinya!

Bad Mood Bisa Disebabkan Bakteri Jahat di Usus, Ini Solusi Memperbaikinya!

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 09:35 WIB

Pasien Covid-19 Parah Hanya Punya Sedikit Keanekaragaman Mikrobioma Usus

Pasien Covid-19 Parah Hanya Punya Sedikit Keanekaragaman Mikrobioma Usus

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 14:38 WIB

Studi: Infeksi Parasit Pengaruhi Tingkat Mikrobioma Gastrointestinal

Studi: Infeksi Parasit Pengaruhi Tingkat Mikrobioma Gastrointestinal

Health | Sabtu, 13 Juni 2020 | 18:44 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×