Seorang Bayi Positif Covid-19 di Dalam Rahim Ibu, Kok Bisa?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 02 Maret 2021 | 07:10 WIB
Seorang Bayi Positif Covid-19 di Dalam Rahim Ibu, Kok Bisa?
Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)

Suara.com - Seorang bayi yang lahir mati dinyatakan positif terkena virus corona setelah terinfeksi di dalam rahim ibunya, menurut laporan di Israel.

Seorang perempuan yang menderita gejala Covid-19 dan pada minggu ke 36 kehamilannya tiba di Meir Medical Center di Kfar Saba, dekat Tel Aviv selama akhir pekan.

Dokter menemukan bayi yang belum lahir telah meninggal di dalam rahim dan tes selanjutnya menunjukkan janin telah tertular Covid-19. Dokter belum mengaitkan kematian dengan virus tersebut tetapi Times of Israel melaporkan itu adalah kasus kedua di negara itu dalam beberapa pekan terakhir.

Minggu lalu, seorang ibu hamil lainnya, kehilangan bayinya pada usia 25 minggu. Wanita itu mengalami demam dan menyadari tidak ada gerakan janin sehingga berobat ke rumah sakit.

Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Tes kemudian mengungkapkan bahwa ibu dan janin telah tertular virus corona dan petugas medis dalam kasus ini mengatakan ada 'kemungkinan besar' ini adalah penyebab kematian janin.

Dr. Tal Brosh, kepala Departemen Penyakit Menular di Rumah Sakit Assuta di Ashdod, "Janin itu terinfeksi melalui plasenta dan dengan tingkat kepastian yang sangat tinggi, [bisa dikatakan] meninggal karena virus corona.

Sementara itu, Yossi Tobin, direktur bangsal bersalin di rumah sakit itu mengatakan bahwa ini jarang terjadi karena bayi biasanya terinfeksi virus corona setelah lahir, akibat kontak dengan ibunya. Dokter belum dapat menghubungkan kematian janin dengan virus.

"Fakta bahwa kami dapat menemukan bahwa mereka sudah positif di dalam rahim menunjukkan kemungkinan besar [janin] meninggal sebagai akibat virus corona."

Dr Brosh mengatakan hanya ada beberapa kasus yang tercatat di dunia dari seorang ibu yang menginfeksi bayi yang belum lahir, dengan beberapa kasus dilaporkan di Brasil. Saat ini masih belum jelas seberapa besar risiko wanita hamil terkena sakit parah akibat Covid. Ada beberapa contoh bayi harus lahir prematur setelah calon ibu jatuh sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Empat Saran IDI Untuk Perkuat Sistem Kesehatan di Tengah Pandemi

Ini Empat Saran IDI Untuk Perkuat Sistem Kesehatan di Tengah Pandemi

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 06:50 WIB

Hari Ini Setahun Pandemi Covid-19: Dari Pesta Dansa, Kini Tembus 1 Juta

Hari Ini Setahun Pandemi Covid-19: Dari Pesta Dansa, Kini Tembus 1 Juta

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 06:34 WIB

Vaksin Covid-19 Pfizer Kurang Efektif Pada Kelompok Orang Ini

Vaksin Covid-19 Pfizer Kurang Efektif Pada Kelompok Orang Ini

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 06:27 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB