Update Covid-19 Global: 142 Negara Akan Dapat Bantuan Vaksin Patungan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 03 Maret 2021 | 08:46 WIB
Update Covid-19 Global: 142 Negara Akan Dapat Bantuan Vaksin Patungan
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Pandemi Covid-19 masih melanda dunia. Belum diketahui pasti kapan wabah virus corona SARS Cov-2 akan berakhir. Hingga kini, pandemi baru tersebut telah menginfeksi lebih dari 115,27 juta orang di seluruh dunia. 

Meski begitu, sejumlah negara telah melakukan program vaksinasi sebagai upaya pengendalian kasus positif Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa salah satu fungsi vaksin yakni untuk meminimalkan kematian akibat Covid-19. 

Dikutip dari situs worldometers.info, infeksi Covid-19 telah menyebabkan kematian sebanyak 2.559.172 jiwa populasi dunia.

Update terbaru pada 3 Maret 2021 tercatat ada 9.125 orang meninggal dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, ada lebih dari 21,63 juta orang diseluruh dunia yang masih positif Covid-19.

Demi pemerataan vaksinasi Covid-19, WHO mengoordinir pelaksaan COVAX, program bantuan 'patungan' vaksin dari negara-negara kaya kepada negara berpenghasilan rendah. 

Program COVAX itu dijadwalkan akan mengirim 237 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca ke 142 negara hingga akhir Mei.

Jadwal pengiriman dosis, yang dibuat oleh AstraZeneca dan Institut Serum India itu akan dikirim dalam dua periode,kata COVAX dalam sebuah pernyataan. Pengiriman pertama pada Februari-Maret dan yang kedua pada bulan April-Mei.

"Garis waktu ini bergantung pada berbagai faktor termasuk persyaratan peraturan nasional, ketersediaan pasokan, dan pemenuhan kriteria lain seperti rencana penyebaran dan vaksinasi nasional yang divalidasi," kata pernyataan pihak COVAX dikutip daro Channel News Asia.

baca juga

Pengiriman pertama telah dilakukan sejak minggu lalu ke negara dibagian Afrika, Ghana dan Pantai Gading.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa negara Angola, Kamboja, Republik Demokratik Kongo dan Nigeria juga akan mendapatkan pengiriman vaksin yang dipasok COVAX dalam waktu dekat.

"Ini adalah kemitraan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang tidak hanya akan mengubah arah pandemi tetapi juga mengubah cara dunia menanggapi keadaan darurat kesehatan di masa depan," kata Tedros dalam jumpa pers bersama dengan UN Children's Fund UNICEF, aliansi vaksin GAVI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Divaksin COVID-19 karena WNA, Shin Tae-yong Berikan Tanggapan Santai

Belum Divaksin COVID-19 karena WNA, Shin Tae-yong Berikan Tanggapan Santai

Bola | Rabu, 03 Maret 2021 | 07:41 WIB

WHO Prediksi 2,5 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Pendengaran pada 2050

WHO Prediksi 2,5 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Pendengaran pada 2050

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 08:15 WIB

Selain Hempas Virus Corona, Vaksin Covid-19 Bisa Lawan Kanker

Selain Hempas Virus Corona, Vaksin Covid-19 Bisa Lawan Kanker

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×