Studi: Konsumsi Rokok dan Alkohol Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 03 Maret 2021 | 09:19 WIB
Studi: Konsumsi Rokok dan Alkohol Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi rokok dan alkohol. (Shutterstock)

Suara.com - Konsumsi rokok dan alkohol ternyata tidak mengalami penurunan selama pandemi Covid-19. Sebuah penelitian justru menunjukkan data sebaliknya, bahwa terjadi peningkatan jumlah orang yang mengonsumsi rokok dan alkohol.

Sebuah studi dari Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa FKUI-RSCM menemukan fakta bahwa terdapat peningkatan konsumsi sebesar 25,7 persen pada orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol dan peningkatan 20,1 persen pada orang yang merokok. Demikian dalam keterangan yang diterima Suara.com, Rabu, (3/3/2021).

Perubahan perilaku ini patut diwaspadai untuk mengantisipasi peningkatan beban psikologis yang diakibatkan oleh kondisi saat ini. Seperti diketahui bahwa pembatasan sosial selama pandemi Covid-19 juga menimpulkan masalah psikologis.

Salah satunya adalah penyalahgunaan zat adiktif seperti alkohol dan rokok. Penelitian yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa FKUI-RSCM, sejumlah kuesioner seperti Alcohol Use Disorders Identification Test (AUDIT), Cigarette Dependence Scale (CDS), Symptoms Checklist-90 (SCL-90), dan Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI). Kuesioner disebar secara daring pada 28 April hingga 1 Juni 2020 melalui beberapa aplikasi media sosial.

Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]
Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]

Selain itu, kuesioner juga disebarkan melalui perusahaan milik negara, akademisi universitas, dan mahasiswa, serta responden yang diminta untuk turut menyebarkan tautan kuesioner kepada orang lain.

Alhasil, didapatkan bahwa konsumsi alkohol di Indonesia mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh kondisi tempat tinggal. Pada responden yang berdomisili di provinsi yang menerapkan PSBB, didapatkan penurunan konsumsi alkohol.

Sedangkan, perilaku merokok didapatkan lebih banyak mengalami penurunan dibandingkan peningkatan. Hal ini dihubungkan dengan meningkatnya pemahaman warga terkait hubungan negatif antara merokok dan COVID-19 yang dapat memperburuk gejala.

Akan tetapi, penurunan konsumsi rokok juga didapatkan berkorelasi dengan peningkatan jumlah gejala psikologis seperti kecemasan, sensitivitas interpersonal, dan perilaku psikotik yang mungkin didorong akibat penurunan konsumsi nikotin.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB  mengapresiasi para peneliti serta menyambut baik studi yang telah dilakukan ini.

“Pandemi Covid-19 telah menyebabkan perubahan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pada kesehatan jiwa. Perubahan pola konsumsi alkohol dan rokok akan menjadi tantangan baru bagi praktisi kesehatan, terutama dalam bidang adiksi. Penelitian yang telah dilakukan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam penyusunan regulasi terkait upaya preventif dan intervensi konsumsi alkohol dan rokok,” ujar Prof. Ari.

Sebagai informasi Studi dengan jumlah responden hingga 4.584 orang ini telah dipublikasi di jurnal internasional Frontiers in Psychiatry. Adapun peneliti yang terlibat antara lain, dr. Enjeline Hanafi, Sp.KJ; Dr. dr. Kristiana Siste, Sp.KJ(K); dr. Albert Prabowo Limawan; dr. Lee Thung Sen; dr. Hans Christian; dr. Belinda Julivia Murtani; dr. Adrian; dan dr. Levina Putri Siswidiani; serta peneliti dari Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atma Jaya Christiany Suwartono, S.Psi., M.Psi., Ph.D. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setahun Corona: 5 Pernyataan Kontroversial Pejabat di Awal Pandemi

Setahun Corona: 5 Pernyataan Kontroversial Pejabat di Awal Pandemi

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 20:12 WIB

Jaga Imun Tubuh saat Liburan, Sheraton Mustika Yogyakarta Gaet Mustika Ratu

Jaga Imun Tubuh saat Liburan, Sheraton Mustika Yogyakarta Gaet Mustika Ratu

Jogja | Selasa, 02 Maret 2021 | 19:43 WIB

Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?

Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 20:00 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB