Jangan Dikorek, Begini Beda Perawatan Telinga Dewasa dan Anak

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 03 Maret 2021 | 12:38 WIB
Jangan Dikorek, Begini Beda Perawatan Telinga Dewasa dan Anak
Ilustrasi perempuan menggunakan cotton bud. (Shutterstock)

Suara.com - Seringkali orang tidak sadar ketika mengalami gangguan pendengaran. Sehingga mereka kerap menganggapnya sepele dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Dalam keteratannya, Rabu, (3/3/2021), Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan yang berpraktek di Siloam Hospitals Jambi,dr Arsia Dilla Pramita Sp.THT-KL, mengatakan bahwa Gangguan pendengaran di organ telinga, dapat disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada telinga luar atau adanya bakteri yang bermukim di telinga bagian tengah.

Selain menimbulkan rasa demam dan nyeri, fungsi pendengaran pun mengalami penurunan kualitas.

"Infeksi atau timbulnya bakteri umumnya disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur."

Dr. Arsia juga menambahkan, pada telinga terdapat kotoran telinga atau serumen. Tindakan membersihkan telinga dapat membuat kotoran telinga terdorong masuk jauh ke dalam.

Ilustrasi gangguan pendengaran. (Shutterstock)
Ilustrasi gangguan pendengaran. (Shutterstock)

Tindakan mengorek telinga selain membuat serumen semakin masuk ke dalam, dikhawatirkan juga akan merusak gendang telinga bahkan sampai robek sehingga pasien akan merasakan berdengung bahkan sampai berair.

Oleh sebab itu, ia menyarankan bahwa butuh perawatan telinga khusus bagi anak dan dewasa. Caranya pun menurutnya berbeda.

Peran orang tua, khususnya para ibu yang sering membersihkan kotoran telinga pada bayinya terutama sehabis mandi maka sebaiknya hal ini dilakukan hanya pada bagian luar telinga, yaitu sebatas yang terlihat secara kasat mata.

Hal ini dikarenakan gendang telinga pada bayi sangat dekat dengan telinga bagian luar dan berbeda dengan anatomi telinga pada orang dewasa. Dengan anjuran ini, diharapkan kondisi gendang telinga bayi tetap terjaga dari luka infeksi.

baca juga

dr Arsia Dilla Pramita Sp.THT-KL., mengatakan infeksi telinga dapat sembuh dan penanganan umumnya dapat dimulai dengan mengatasi rasa nyeri dan mengeradikasi kuman melalui pengobatan antibiotik jika disebabkan oleh bakteri.

"Biasanya diawali dengan pengalaman memiliki penyakit saluran pernapasan atau alergi seperti batuk pilek yang bisa menyebar ke organ telinga bagian tengah. Patofisiologi yang menyebabkan infeksi telinga tengah pada anak berbeda dengan dewasa. Pada anak infeksi lebih mudah terjadi karena tuba lebih pendek, lebih lebar dan lebih horizontal," tutur Arsia.

Gejala yang terjadi pada anak umumnya yang terjadi adalah :

  • Sering menarik telinga
  • Sulit untuk tidur
  • Tampak lebih rewel dari biasanya
  • Demam pada suhu tubuh sampai diatas 38 derajat Celcius
  • Terdapat cairan yang keluar dari telinga
  • Kurangnya nafsu makan

Sementara pada orang dewasa gejala umumnya adalah:

  • Nyeri pada telinga
  • Penurunan kemampuan pendengaran
  • Pusing berputar
  • Sakit kepala
  • Telinga berdenging

Cara pembersihan telinga yang dilakukan pihak rumah sakit adalah dengan tiga metode, yaitu:

  1. Diambil menggunakan alat jika serumen padat
  2. Irigasi, atau memasukan cairan steril kedalam telinga, dengan harapan serumen akan terbawa keluar
  3. Menggunakan alat khusus yang dapat menyedot kotoran telinga, Microsuction.

"Memeriksakan dan membersihan telinga sebaiknya rutin dilakukan setiap enam bulan sekali dengan memgunjugi dokter spesialis THT", pungkas dr Arsia Dilla Pramita Sp.THT-KL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Belum Mampu Skrining Bayi Lahir Tuli, Apa Sebab?

Indonesia Belum Mampu Skrining Bayi Lahir Tuli, Apa Sebab?

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 12:13 WIB

Gangguan Pendengaran Bisa Dicegah Sejak Dini, Begini Caranya

Gangguan Pendengaran Bisa Dicegah Sejak Dini, Begini Caranya

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 11:15 WIB

WHO Prediksi 2,5 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Pendengaran pada 2050

WHO Prediksi 2,5 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Pendengaran pada 2050

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:37 WIB

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 17:35 WIB

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:34 WIB

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:30 WIB

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:21 WIB

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Honda RS125 Edisi Terakhir Jadi Penanda Berakhirnya Era Motor Bebek Sporty

Honda RS125 Edisi Terakhir Jadi Penanda Berakhirnya Era Motor Bebek Sporty

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:17 WIB

Cuma Bayar Rp25 Ribu Sebulan, Dusun Tangsi Jaya Buktikan 'Kedaulatan Energi' Lewat Arus Sungai

Cuma Bayar Rp25 Ribu Sebulan, Dusun Tangsi Jaya Buktikan 'Kedaulatan Energi' Lewat Arus Sungai

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:16 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Pria untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Pria untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:15 WIB

×