Vaksinasi Drive-Thru Mulai Dilaksanakan, Begini Alurnya

Vania Rossa

Rabu, 03 Maret 2021 | 17:42 WIB
Vaksinasi Drive-Thru Mulai Dilaksanakan, Begini Alurnya
Vaksinasi Drive-Thru. (Halodoc)

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Halodoc dan Gojek membuat program vaksinasi berjalan (drive-thru) yang mulai dilaksanakan pada Rabu, (3/3/2021). Program ini merupakan inovasi dalam melaksanakan vaksinasi tahap kedua yang dilakukan di masyarakat.

Dalam program tersebut, proses vaksinasi dibantu oleh pihak Rumah Sakit Hermina dan JIExpo Kemayoran, Jakarta, sebagai tempat pelakasanaan. Program vaksinasi drive-thru ini difokuskan kepada lansia dan pekerja publik sesuai dengan sasaran tahap kedua yang diterapkan oleh pemerintah.

Di tempat pelaksanaan, terdapat empat pos yang disediakan. Untuk pos pertama merupakan tahapan registrasi. Sebelumnya masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi harus mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi halodoc, lalu membawa bukti ke tempat pelaksanaan. Proses vaksinasi ini juga hanya melayani masyarakan yang mendaftar melalui aplikasi. Oleh karena itu, masyarakat yang datang tanpa melakukan pendaftaran tidak bisa melakukan vaksinasi.

Setelah itu, pada pos kedua merupakan tahap screening atau pemeriksaan kesehatan. Pada tahap ini, masyarakat yang akan melakukan vaksinasi harus diperiksa terlebih dahulu kondisi kesehatan. Pemerikasaan ini terdiri atas pengecekan temperatur, tekanan darah, dan saturasi oksigen. Pemerikasaan dilakukan apakah kondisi tubuhnya sudah siap melakukan vaksinasi atau belum. Pada pos dua, terdiri atas 10 pos, yaitu 6 untuk mobil dan 4 untuk motor.

Jika telah lolos tahap pemeriksaan, selanjutnya pada pos tiga merupakan proses vaksinasi. Masyarakat akan disuntikkan vaksin yang telah tersedia. Dalam pos ini telah tersedia 6 tempat untuk motor dan 2 tempat untuk mobil.

Setelah disuntik vaksin, masyarakat harus menunggu selama 30 menit di pos keempat, untuk observasi. Hal ini guna mencegah timbulnya kejadian pascaimunisasi. Pada pos keempat disediakan tenda untuk pengendara motor, sementara yang membawa mobil menunggu di dalam kendaraan.

Di tempat pelaksanaan juga telah disediakan ambulans dan ICU jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Jika terjadi sesuatu, masyarakat juga diminta untuk klakson sebagai tanda keadaan darurat. Namun, sejauh pelaksanaan vaksinasi, tidak ada masalah dan aman untuk masyarakat.

Setiap masyarakat yang melakukan vaksinasi juga diharuskan membawa pendamping untuk menjaga sekaligus menjadi teman menunggu saat proses penyuntikan telah dilakukan. Jika dalam proses proses vaksinasi selama 30 menit aman dan tidak terjadi sesuatu, akan diizinkan untuk kembali ke rumah.

Bagi masyarakat yang telah melakukan vaksinasi, untuk penyuntikan dosis kedua akan diinfokan kembali waktunya melalui aplikasi. Tidak hanya itu, masyarakat yang telah melakukan vaksinasi juga diberikan sertifikat sebagai bukti telah melakukan penyuntikkan. (Fajar Ramadhan)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

45 Juta Warga Indonesia akan Divaksin hingga Juni Nanti

45 Juta Warga Indonesia akan Divaksin hingga Juni Nanti

Surakarta | Rabu, 03 Maret 2021 | 16:48 WIB

Sudah 2 Hari, Vaksinasi Massal Covid-19 di Jogja Masih Tak Capai Target

Sudah 2 Hari, Vaksinasi Massal Covid-19 di Jogja Masih Tak Capai Target

Jogja | Rabu, 03 Maret 2021 | 16:50 WIB

Kejar Target, Menkes Budi Gunadi Resmikan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru

Kejar Target, Menkes Budi Gunadi Resmikan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 16:14 WIB

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×