Tidak Ingin Terlihat Tua? Batasi Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan

Yasinta Rahmawati

Kamis, 04 Maret 2021 | 07:39 WIB
Tidak Ingin Terlihat Tua? Batasi Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan
Ilustrasi mengonsumsi makanan manis, camilan, cookies. (Shutterstock)

Suara.com - Karena rasanya yang lezat, banyak orang suka menyantap makanan atau minuman manis. Namun sebaiknya jangan belebihan mengonsumsinya, sebab bisa berefek pada penuaan kulit yang membuat Anda cepat terlihat lebih tua.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Sebab ketika Anda banyak mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan seperti nasi putih, roti dan pasta, kadar gula darah dalam tubuh menjadi tinggi.

Akibatnya, molekul gula terikat secara permanen ke protein, termasuk kolagen di kulit, di mana proses ini dikenal sebagai glikasi. Ini menghasilkan reaksi kimia pada kulit, yang membuat permukaannya lebih kaku dan tidak fleksibel, menyebabkan penuaan dini yang membuat kulit lebih keras dan lebih keriput, demikian dilansir dari Healthisa.

Glikasi merupakan kerusakan kulit dari dalam akibat konsumsi gula berlebih. Ini menghasilkan tiga tanda penuaan yang paling dihindari, yakni kerutan, garis halus, dan perubahan warna kulit.

Selain itu, konsumsi banyak gula bahkan dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kendur karena kolagen dan elastin rusak sehingga berubah bentuk.

Ilustrasi penuaan. (Elements Envato)
Ilustrasi penuaan. (Elements Envato)

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition, di mana para peneliti mempelajari pola makan dari 453 orang dewasa yang tinggal di berbagai negara. Mereka menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak ikan, minyak zaitun, dan kacang-kacangan kurang rentan terhadap keriput dibanding orang yang makan lebih banyak daging, mentega, produk susu berlemak tinggi, dan gula.

Secara khusus, daging olahan, minuman ringan, dan kue kering dikaitkan dengan lebih banyak kerutan kulit. Sedangkan kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, asparagus, kacang-kacangan, zaitun, apel, dan pir dikaitkan dengan penurunan penuaan kulit.

Namun tak hanya penuaan, produk akhir glikasi lanjutan juga berkontribusi pada kerusakan jaringan ikat, peradangan kronis, penyakit jantung, dan diabetes.

Sehingga, pilihan diet dan gaya hidup dapat memengaruhi seberapa cepat efek glikasi dapat terlihat pada kulit. Jadi sebaiknya hindari atau batasi konsumsi makanan yang tinggi gula dan karbohidrat olahan, merokok, daging olahan, alkohol berlebih, minuman bersoda dan banyak permen olahan serta makanan yang digoreng.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tulis Pesan Khusus untuk Anaknya di Karung Beras, Orangtua Ini Dicap Pelit

Tulis Pesan Khusus untuk Anaknya di Karung Beras, Orangtua Ini Dicap Pelit

Lifestyle | Rabu, 03 Maret 2021 | 09:35 WIB

4 Manfaat Air Kelapa Bagi Kesehatan, Bagus untuk Kadar Gula Darah!

4 Manfaat Air Kelapa Bagi Kesehatan, Bagus untuk Kadar Gula Darah!

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 17:57 WIB

Sedang Hamil Tua, Wanita Asal Tasikmalaya Rela Jadi PSK Demi Uang

Sedang Hamil Tua, Wanita Asal Tasikmalaya Rela Jadi PSK Demi Uang

Bogor | Selasa, 02 Maret 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

×