Penyebab Pasien Covid-19 Obesitas Lebih Berisiko Meninggal

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 08 Maret 2021 | 09:09 WIB
Penyebab Pasien Covid-19 Obesitas Lebih Berisiko Meninggal
Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien Covid-19 yang mengalami obesitas lebih berisiko alami kematian. Sebab, tubuh yang kelebihan berat badan bisa menurunkan sistem imun dan juga menyebabkan pengentalan darah. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. dr. Zubairi Djurban, Sp.PD., menyampaikan bahwa penurunan imunitas yang disebabkan obesitas telah terbukti dalam penelitian.

"Penelitian pada tikus membuktikan bahwa tikus yang obes didapati kehilangan fungsi limfosit T dan kemampuannya melawan penyakit. Sehingga kondisinya jauh lebih buruk ketimbang tikus yang tidak obes," kata Zubairi dikutip dari tulisannya di Twitter, Minggu (7/3/2021).

Menurutnya, seseorang dikatakan obesitas jika memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) sama dengan atau di atas 30. IMT merupakan salah satu cara untuk mengetahui rentang berat badan ideal.

Tidak sedikit orang memiliki IMT mencapai 40. Prof Zubairi mengingatkan bahwa kondisi itu menjadi lebih serius karena bisa mempengaruhi kesehatan.

"Kondisi berat badan berlebih atau obesitas ini menyebabkan banyak hal. Seperti kekebalan tubuh terganggu, sistem imun tidak ideal, hiperkoagulasi (sindrom kekentalan darah), dan peradangan kronik. Itu semua yang menyebabkan kondisi orang dengan obesitas lebih berat dan lebih mudah meninggal jika terinfeksi Covid-19," paparnya.

Selain itu, tubuh obesitas juga akan lebih mudah terkena macam-macam penyakit. Seperti jantung, paru, diabetes, sindrom metabolik, hingga darah tinggi. Sehingga, lanjut prof. Zubairi, orang-orang obesitas akan semakin gawat jika terinfeksi virus corona.

"Ada korelasi langsung antara obesitas dan risiko kematian Covid-19. Dari data, orang dengan obesitas itu 74 persen lebih berisiko memerlukan penanganan ICU. Angka kematiannya juga lebih tinggi 48 persen ketimbang pasien Covid-19 non obesitas," paparnya.

Sayangnya, stigma masyarakat terhadap orang obesitas juga menghambat mereka untuk kontrol ke doktet, kata Prof. Zubairi. Terlebih, upaya menurunkan berat badan yang tidak mudah.

"Jika memang sungkan ke dokter, ada baiknya orang dengan obesitas ditemani sahabat atau anggota keluarga. Sehingga, komunikasinya nyaman dengan dokter. Kalau sudah nyaman, program penurunan berat badan yang diberikan juga bisa terlaksana dengan baik. Pasti bisa," ucapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doni Monardo Tegaskan Positif Covid-19 dengan Komorbid Harus Dirawat di RS

Doni Monardo Tegaskan Positif Covid-19 dengan Komorbid Harus Dirawat di RS

News | Senin, 08 Maret 2021 | 09:04 WIB

Catat! Ini 5 Gejala Long Covid-19 Paling Umum Menurut Anthony Fauci

Catat! Ini 5 Gejala Long Covid-19 Paling Umum Menurut Anthony Fauci

Banten | Minggu, 07 Maret 2021 | 19:53 WIB

65.623 Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

65.623 Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Jakarta | Minggu, 07 Maret 2021 | 14:49 WIB

Terkini

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Penasaran Kalahkan Persija Jakarta Racikan Shin Tae-yong, Pelatih Persik Rancang Strategi Khusus

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Harga Bitcoin Rawan Anjlok ke US$ 73.000? Ini Analisisnya

Harga Bitcoin Rawan Anjlok ke US$ 73.000? Ini Analisisnya

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?

Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal

Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:57 WIB

DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?

DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar

Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar

Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:44 WIB

×