Pfizer hingga CoronaVac, Mana Vaksin Covid-19 Terbaik?

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Senin, 08 Maret 2021 | 11:16 WIB
Pfizer hingga CoronaVac, Mana Vaksin Covid-19 Terbaik?
Presiden Joko Widodo menerima suntikan dosis pertama vaksina COVID-19 (Foto: Humas/Jay)

Suara.com - Beberapa vaksin telah dikembangkan untuk melawan virus corona Covid-19. Bahkan vaksin telah mulai diberikan izin darurat oleh otoritas kesehatan. Badan Obat dan Makanan Amerika (FDA) telah memberikan izin darurat pada vaksin Moderna, Pfizer, dan Johnson & Johnson.

Sementara di Indonesia, izin penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru diberikan pada vaksin CoronaVac dari Sinovac. Lalu manakah yang terbaik di antara vaksin tersebut?

Melansir dari Medicinenet, dua dosis vaksin Pfizer dan Moderna sekitar 95 persen efektif melawan kasus bergejala Covid-19. Sementara satu suntikan vaksin J&J memiliki efektivitas total sekitar 66 persen terhadap kasus Covid-19 sedang hingga parah.

"Namun, ketiga vaksin tersebut menawarkan perlindungan kuat terhadap efek Covid-19 yang paling serius dan mengancam jiwa, gejala yang menyebabkan orang meninggal atau memerlukan ventilasi mekanis dan perawatan di unit perawatan intensif," kata Dr.Greg Poland, pendiri dari Kelompok Penelitian Vaksin di Klinik Mayo, di Rochester, Minn.

"Jika kita memperhitungkan kematian dan rawat inap, ketiga vaksin pada dasarnya sama dan mendekati 100 persen," kata Poland.

Lebih lanjut, vaksin Johnson & Johnson terbukti efektif melawan varian Covid-19 Afrika Selatan. Sementara  vaksin Moderna dan Pfizer hanya diuji terhadap strain asli Covid-19 dan varian baru memberikan tantangan terbatas pada perlindungan yang diberikan vaksin tersebut.

Selain ketiga vaksin tersebut, pada uji coba vaksin CoronaVac dari Sinovac di Brasil menunjukkan 100 persen efektif dalam mencegah kasus Covid-19 parah. Vaksin juga terbukti 77,96 persen efektif mencegah kasus ringan.

Sementara kemanjuran atau efikasi vaksin secara keseluruhan mencapai 50,4 persen. Artinya, meski 50 persen relawan uji coba bisa mengalami Covid-19 usai vaksinasi, namun tak ada satupun yang mengalami kondisi sangat parah, bahkan hanya 22,04 yang perlu rawat inap.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Melansir dari Global Times, para ahli menyatakan bahwa hasil tersebut cukup memuaskan karena hampir semua partisipan di Brasil adalah petugas medis yang berisiko tinggi. Keampuhan 77,96 untuk perlindungan kasus ringan berarti vaksin tersebut dapat mengurangi 77,96 persen pasien Covid-19 yang membutuhkan rawat inap.

baca juga

Sementara hasil uji di Bandung, Indonesia efikasi vaksin sebesar 65,3 persen. Hasil tersebut sudah sesuai persyaratan WHO di mana efikasi vaksin harus mencapai 50 persen.

"Jika Anda menunda vaksinasi maka Anda akan meningkatkan risiko terkena infeksi dan risiko infeksi parah. Jika dokter Anda menawarkan vaksinasi, lanjutkan dan selesaikan," kata Dr. Abhijit Duggal, spesialis perawatan kritis di Klinik Cleveland, di Ohio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Kaitan Antara Obesitas dan Risiko Kematian Covid-19

Ini Kaitan Antara Obesitas dan Risiko Kematian Covid-19

Jatim | Senin, 08 Maret 2021 | 10:51 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tinggal Bersama Orang Terkena Virus Covid-19

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tinggal Bersama Orang Terkena Virus Covid-19

News | Senin, 08 Maret 2021 | 10:50 WIB

Usai Reses, Puan Maharani Ajak Anggota DPR Tetap Produktif

Usai Reses, Puan Maharani Ajak Anggota DPR Tetap Produktif

DPR | Senin, 08 Maret 2021 | 10:50 WIB

Terkini

Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!

Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:53 WIB

BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026

BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi

Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat

Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat

Malang | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi

Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu

Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI

Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik

Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

3 HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Juta, Ini Pilihannya

3 HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Juta, Ini Pilihannya

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:45 WIB

×