Benarkah Detak Jantung Bisa Prediksi Jenis Kelamin Bayi? Ketahui Buktinya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 09 Maret 2021 | 15:25 WIB
Benarkah Detak Jantung Bisa Prediksi Jenis Kelamin Bayi? Ketahui Buktinya!
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Anda mungkin pernah mendengar bahwa detak jantung bayi bisa memprediksi jenis kelaminnya sejak trimester pertama.

Jika detak jantung Anda lebih dari 140 bpm, bayi Anda diprediksi berjenis kelamin perempuan. Jika detak jantung bayi di bawah 140 bpm, Anda mungkin mengandung bayi laki-laki.

Sebenarnya dilansir dari Healthline, jantung bayi kemungkinan akan mulai berdetak sekitar minggu ke-6 kehamilan. Bahkan Anda bisa melihat dan mengukur kedipan cahaya ini dengan USG.

Denyut jantung per menit (BPM) dimulai dengan lambat 90 hingga 110 bpm dan akan meningkat setiap harinya. Detak ini akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya sekitar minggu ke-9, antara 140 dan 170 bpm untuk anak laki-laki dan perempuan.

Ilustrasi detak jantung. [Jan Alexander/Pixabay]
Ilustrasi detak jantung. [Jan Alexander/Pixabay]

Hubungan detak jantung dan jenis kelamin bayi

Dalam studi oleh Diagnosis dan Terapi Janin, para peneliti memeriksa 966 sonogram dari wanita yang berusia di bawah 14 minggu.

Lalu, mereka mengulangi proses ini lagi pada trimester kedua antara minggu ke-18 dan 14, ketika jenis kelamin juga bisa ditentukan melalui USG.

Sampai sekarang, hanya 477 wanita yang masih memenuhi kriteria studinya. Hasilnya menemukan 244 di antara wanita hamil mengandung bayi perempuan dan 233 lainnya mengandung bayi laki-laki.

Denyut jantung rata-rata untuk bayi laki-laki pada trimester pertama biasanya 154,9 bpm dan bayi perempuan 151,7 bpm.

Dalam kata lain, tidak ada perbedaan yang signifikan antara detak jantung bayi pria dan wanita selama awal kehamilan.

Meskipun perhitungan detak jantung memiliki potensi memprediksi jenis kelamin bayi dalam kandungan, namun ada banyak tes lain yang bisa dilakukan untuk mengetahui jensi kelamin bayi, seperti pengujian genetik, pengujian DNA dan USG.

Kesimpulannya, detak jantung pada awal kehamilan bukanlah indikator yang bisa diandalkan untuk jenis kelamin bayi Anda.

Faktanya, nampak ada sedikit perbedan dalam rata-rata denyut jantung per menit antara pria dan wanita. Anda bisa memastikan bayi dalam kandungan laki-laki atau perempuan pada pemeriksaan ultrasonografi anatomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tega! Ibu Muda Cekik dan Buang Bayi Sendiri ke Tong Sampah

Tega! Ibu Muda Cekik dan Buang Bayi Sendiri ke Tong Sampah

Bogor | Selasa, 09 Maret 2021 | 12:14 WIB

Hamil Dari Hubungan Gelap, Ibu Muda Cekik dan Buang Bayi di Tong Sampah

Hamil Dari Hubungan Gelap, Ibu Muda Cekik dan Buang Bayi di Tong Sampah

Banten | Selasa, 09 Maret 2021 | 08:20 WIB

Viral Konten Nama Bayi Unsur Satpol PP, Warganet Bikin Singkatan Menohok

Viral Konten Nama Bayi Unsur Satpol PP, Warganet Bikin Singkatan Menohok

Hits | Selasa, 09 Maret 2021 | 07:35 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB