Perbedaan AstraZeneca dan Sinovac yang Perlu Diketahui

Rifan Aditya

Selasa, 09 Maret 2021 | 16:37 WIB
Perbedaan AstraZeneca dan Sinovac yang Perlu Diketahui
AstraZeneca - Perbedaan AstraZeneca dan Sinovac. [Paul Ellis/AFP]

Suara.com - Vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia pada Senin (8/3/2021) sore melalui skema COVAX dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Itu artinya ada dua jenis vaksin yang akan segera digunakan di Indonesia, yaitu Sinovac dan AstraZeneca. Lalu apa perbedaan AstraZeneca dan Sinovac?

Berdasarkan siaran YouTube resmi Sekretariat Presiden, vaksin AstraZeneca tiba sekitar pukul 17.45 WIB di Bandara Udara Soekarno-Hatta, Tangerang. Tampak satu kontainer besi besar mulai diturunkan dari pesawat, yang terdiri dari jenis vaksin AstraZeneca sebanyak 1.113.600 vaksin, dengan total berat 4,1 ton.

Penasaran seperti apa perbedaan AstraZeneca dan Sinovac? Yuk, langsung simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Perbedaan Teknologi AstraZeneca dan Sinovac

Vaksin AstraZeneca-Oxford merupakan vaksin vektor adenovirus simpanse. Artinya, tim pengembang vaksin mengambil virus yang biasanya menginfeksi simpanse, dan dimodifikasi secara genetik untuk menghindari kemungkinan konsekuensi penyakit pada manusia.

Virus yang dimodifikasi ini membawa sebagian dari Covid-19 yang disebut protein spike, di mana bagian menonjol seperti paku yang ada di permukaan virus corona SARS-CoV-2. Ketika vaksin dikirim ke sel manusia, ini memicu respons kekebalan terhadap protein spike, menghasilkan antibodi dan sel memori yang akan mampu mengenali virus penyebab Covid-19. 

Sementara vaksin yang dibuat Sinovac, menggunakan inactivated virus atau virus utuh yang sudah dimatikan. Hal itu bertujuan untuk memicu sistem kekebalan tubuh terhadap virus tanpa menimbulkan respons penyakit yang serius. Metode inactivated virus ini adalah metode yang sering dipakai dalam pengembangan vaksin lain seperti polio dan flu.

Perbedaan Efikasi AstraZeneca dan Sinovac

Komite Vaksin memperkirakan dari tiga minggu hingga 9-12 minggu setelah penyuntikan pertama, vaksin AstraZeneca dapat mencegah sekitar 70 persen kasus penyakit serius. Sedangkan efikasi vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech berdasarkan uji klinis fase ketiga di Indonesia sebesar 65,3 persen.

baca juga

Perbedaan Efek Samping AstraZeneca dan Sinovac

Dalam uji klinis vaksin AstraZeneca, sebagian besar efek samping yang dirasakan, termasuk dalam kategori ringan hingga sedang. Kebanyakan efek samping hilang dalam beberapa hari, namun ada juga yang sampai seminggu setelah vaksinasi.

Sedangkan pada vaksin Sinovac, efek samping yang dialami termasuk kategori ringan hingga sedang. Setelah vaksinasi Sinovac, kebanyakan orang merasakan nyeri di sekitar tempat suntikan. Efek samping yang paling banyak terjadi yaitu gatal dan mengantuk.

Perbedaan Penyimpanan AstraZeneca dan Sinovac

Penyimpanan vaksin AstraZeneca dinilai tidak rumit, karena tidak membutuhkan suhu dingin yang ekstrim seperti beberapa jenis vaksin lainnya. Vaksin AstraZeneca ini tidak memerlukan pembekuan pada suhu minus 70 derajat.

Sementara itu, vaksin Covid-19 buatan Sinovac hanya membutuhkan penyimpanan dalam lemari es, dengan standar suhu 2-8 derajat celcius, dan dapat bertahan hingga 3 tahun lamanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin AstraZeneca: Cara Kerja, Keunggulan, dan Efek Samping

Vaksin AstraZeneca: Cara Kerja, Keunggulan, dan Efek Samping

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 14:50 WIB

BPOM Setujui Vaksin AstraZeneca, Seberapa Besar Tingkat Efikasinya?

BPOM Setujui Vaksin AstraZeneca, Seberapa Besar Tingkat Efikasinya?

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 14:35 WIB

BPOM Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Ketahui Efek Sampingnya!

BPOM Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Ketahui Efek Sampingnya!

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 13:03 WIB

Terkini

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

×