CDC: 78 Persen Pasien Covid-19 Kondisi Parah adalah Orang dengan Obesitas

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 10 Maret 2021 | 10:21 WIB
CDC: 78 Persen Pasien Covid-19 Kondisi Parah adalah Orang dengan Obesitas
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Komplikasi penyakit berisiko membuat pasien Covid-19 mengalami kondisi parah hingga membutuhkan ventilator. 

kekinian, studi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menemukan sekitar 78 persen pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit menggunakan ventilator atau meninggal dunia akibat Covid-19 memiliki masalah kelebihan berat badan atau obsesi. 

Laporan tersebut melacak lebih dari 148.000 orang dewasa AS yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 dan menggunakan unit gawat darurat atau kunjungan rawat inap di 238 rumah sakit AS antara Maret hingga Desember 2020. 

Dari jumlah orang dewasa tersebut, lebih dari 28 persen mengalami masalah kelebihan berat badan sementara 50 persen mengalami obesitas. CDC mendefinisikan orang yang kelebihan berat badan memiliki indeks massa tubuh (BMI) 25 atau lebih dan obesitas memiliki BMI di atas 30.

Dari penelitian itu juga ditemukan risiko rawat inap, masuk ICU, dan kematian lebih rendah terjadi pada orang dengan BMI kurang dari 25.  

Karena hasil temuan itu, CDC mendesak dokter yang menangani pasien Covid-19 untuk mengembangkan rencana perawatan dengan mempertimbangkan risiko hasil yang parah pada pasien dengan BMI tinggi.

Temuan itu juga berhasil menyoroti populasi kesehatan masyarakat yang memiliki BMI lebih tinggi juga kebutuhan untuk manajemen perawatan penyakit Covid-19 yang intensif seiring dengan meningkatnya keparahan obesitas, promosi strategi pencegahan infeksi, dan pemberian vaksin yang berkelanjutan. 

"Serta kebijakan untuk memastikan masyarakat mengakses nutrisi baik dan melakukan aktivitas fisik agar memiliki BMI yang sehat," tertulis dalam laporan CDC dikutip dari Fox News.

CDC juga mencatat bahwa prevalensi obesitas di Amerika Serikat telah meningkat dari sekitar 30 persen menjadi 42 persen sejak 1999 hingga 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Komplikasi, Pasien Covid-19 Ereksi Tiga Jam Hingga Keluarkan Darah

Alami Komplikasi, Pasien Covid-19 Ereksi Tiga Jam Hingga Keluarkan Darah

Banten | Selasa, 09 Maret 2021 | 18:55 WIB

CDC: Ini Syarat Warga AS yang Sudah Divaksin Kongko-kongko Tanpa Masker

CDC: Ini Syarat Warga AS yang Sudah Divaksin Kongko-kongko Tanpa Masker

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 15:38 WIB

CDC: Orang Sudah Divaksin Covid-19 Lengkap Boleh Kumpul Tak Pakai Masker

CDC: Orang Sudah Divaksin Covid-19 Lengkap Boleh Kumpul Tak Pakai Masker

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 14:08 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB