Survei FKUI: Remaja di Jakarta Jadi Peminum Alkohol karena Dipaksa Teman

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 10 Maret 2021 | 18:15 WIB
Survei FKUI: Remaja di Jakarta Jadi Peminum Alkohol karena Dipaksa Teman
Ilustrasi mengonsumi minuman beralkohol (Shutterstock).

Suara.com - Anak remaja rentan terpapar minuman beralkohol dari lingkungan pertemanan. Survei dari Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menemukan kondisi itu terjadi pada anak-anak remaja di DKI Jakarta.

Survei dilakukan pada 2019 teehadap 199 siswa di Jakarta. Ditemukan bahwa bahwa lebih dari setengah partisipan familiar dengan alkohol juga pernah mengonsumsinya karena dipaksa teman.

"Ternyata 108 remaja mengenal alkohol seperti apa dan juga sebagian besar partisipan mengatakan bahwa Kenapa mereka menggunakan NAPZA, termasuk alkohol, karena dipaksa temannya," kata dokter spesais kedokteran jiwa Dr. dr. Kristiana Siste, Sp.KJ(K)., dalam webinar daring dari FKUI, Rabu (10/3/2021).

Alasan lainnya karena ada konflik keluarga juga untuk mengurangi stres. Ketiga alasana itu, menurut dokter Kriatiana, yang paling banyak diutarakan para remaja. Mudahnya akses terhadap alkohol juga jadi salah satu penyebab remaja sulit berhenti mengonsunsinya.

Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi alkohol. (Shutterstock)

"20 persen dari mereka mendapatkan alkohol tanpa kartu identitas dengan membeli di toko. Jadi karena aksesnya mudah dan tidak ada dukungan sosial dan bisa didapatkan di mana saja. Bahkan ada yang mengatakan karena murah," kata Kristiana.

Dari survei juga ditemukan bahwa 34 anak remaja pernah menggunakan NAPZA, termasuk alkohol. Sebagian besar mulai menggunakan sejak usia 11 sampai 15 tahun.

"Dari 34 partisipan itu juga sudah pernah mencoba menggunakan rokok dan sebagian besar pernah mengoonsumsi alkohol. Jadi alkohol dan rokok adalah dua zat yang sering dikonsumsi oleh remaja," ucapnya.

Menurut Kristiana, seseorang yang mengonsunsi alkohol tidak akan langsung menjadi kecanduan. Ada beberapa tahap yang akan dialaminya sebelum akhirnya kesulitan untuk berhenti minum alkohol. Ia menejlaskan bahwa tahap awal, orang biasanya minum alkohol hanya untuk mencoba.

"Lalu untuk rasa bersenang-senang bersama teman, reguler setiap bulan, kemudian menjadi kebiasaan, misalnya seminggu tiga kali sampai kemudian jadi kecanduan," tutur Kristiana. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Hamil Pecandu Alkohol, Dampak Buruk ke Anak Bertahan Hingga Dewasa

Ibu Hamil Pecandu Alkohol, Dampak Buruk ke Anak Bertahan Hingga Dewasa

Health | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:27 WIB

Ini Kerusakan Otak yang Terjadi Pada Pecandu Alkohol

Ini Kerusakan Otak yang Terjadi Pada Pecandu Alkohol

Health | Rabu, 10 Maret 2021 | 13:30 WIB

Es Krim Beralkohol, Benarkah Bisa Bikin Mabuk?

Es Krim Beralkohol, Benarkah Bisa Bikin Mabuk?

Lifestyle | Selasa, 09 Maret 2021 | 07:29 WIB

Terkini

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

×