Gejala Glaukoma, Si Pencuri Penglihatan yang Bisa Sebabkan Buta Permanen

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 15 Maret 2021 | 12:15 WIB
Gejala Glaukoma, Si Pencuri Penglihatan yang Bisa Sebabkan Buta Permanen
Ilustrasi glaukoma. (Pixabay)

Suara.com - Glaukoma merupakan kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata. Glaukoma dikenal juga dengan julukan 'si pencuri penglihatan' yang bisa berakibat fatal hingga menyebabkan mata mengalami kebutaan permanen.

Meski begitu, kebutaan yang dialami pasien akan terjadi secara perlahan. Sehingga seringkali orang tidak menyadari telah mengidap glaukoma.

"Glaukoma biasa dikenal si pencuri penglihatan karena pada tahap awal tidak menimbulkan gejala sama sekali. Jadi artinya mata tidak merah, penglihatan tidak menjadi buram, tidak ada nyeri, tapi tekanan bola mata meningkat secara perlahan," jelas dokter spesialis mata dr. Maula Rifada, Sp.M(K)., dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Senin (15/3/2021).

Tekanan bola mata yang terus meningkat akan menyebabkan kerusakan selaput saraf mata yang terjadi secara perlahan. Lambat laun, kerusakan saraf mata itu akan menyebabkan pandangan makin sempit atau penglihatan jadi tampak buram.

Setelah mengalami kondisi itu, menurut dokter Maula, baru seseorang menyadari matanya bermasalah dan datang ke rumah sakit. "Biasanya ini terjadi pada glukoma sudut terbuka primer," imbuhnya.

Sedangkan pada tipe kedua, yakni sudut tertutup, tekanan bola mata akan naik secara tiba-tiba dan meningkat sangat drastis.

Normalnya tekanan bola mata hanya boleh pada kisaran 10 sampai 20 mm per air raksa. Tetapi pada serangan glaukoma akut, tekanan bisa mencapai hingga 50 mm air raksa.

"Bola mata itu tidak bisa melar seperti balon jadi volumenya akan konstan saja. Begitu isinya sangat penuh, bola mata akan sangat kencang jadi pada tipe yang kedua ini biasanya kita sebut sebagai serangan akut," ucapnya.

Gejala yang ditimbulkan juga berbeda. Pasien akan merasakan nyeri hebat pada area mata bahkan hingga kepala.

Bisa juga disertai dengan mual dan muntah kemudian penglihatan tiba-tiba menurun disertai dengan mata memerah secara mendadak. Dokter Maula mengingatkan, saat kondisi itu sudah terjadi harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbeda dengan Katarak, Penyakit Glaukoma Bisa Sebabkan Buta Permanen

Berbeda dengan Katarak, Penyakit Glaukoma Bisa Sebabkan Buta Permanen

Health | Senin, 15 Maret 2021 | 11:37 WIB

Wajib Tahu, Begini Cara Cegah Mata Glaukoma

Wajib Tahu, Begini Cara Cegah Mata Glaukoma

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 11:25 WIB

Ketahui Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Kebutaan

Ketahui Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Kebutaan

Health | Minggu, 21 Februari 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB