Ingin Tidur Nyenyak? Coba Rutin Konsumsi 6 Makanan Ini

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Rabu, 17 Maret 2021 | 17:50 WIB
Ingin Tidur Nyenyak? Coba Rutin Konsumsi 6 Makanan Ini
Ilustrasi lelaki tidur nyenyak. (Shutterstock)

Suara.com - Jika kamu sulit tidur, ada makanan yang dapat membantu kamu agar lebih nyenyak. Menurut Vanda Sheth, Ahli Gizi dan Ahli Diet di California, makanan dengan nutrisi yang tinggi dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

“Makanan dengan nutrisi khusus yang lebih tinggi, dapat meningkatkan kemampuan kita untuk mendapat kualitas tidur,” ungkapnya yang dilansir lewat CNN.

Makanan ini merupakan kabar yang baik bagi yang memiliki masalah pola tidur. Berikut 6 makanan yang bisa kamu manfaatkan.

Beri dengan Yoghurt

Ilustrasi yoghurt (Shutterstock)
Ilustrasi yoghurt (Shutterstock)

Karbohidrat yang ada di buah beri dapat membantu memproduksi serotonin di otak, sedangkan jika dicampur dengan yoghurt, dapat memberi sumber triptofan yang dapat meningkatkan kualitas tidur.

Menurut Nancy Z. Farrel Allen, ahli gizi dan ahli diet di Virginia, yoghurt tidak hanya untuk sarapan saja, melainkan membantu memuaskan dengan suguhan rasa manis yang baik untuk malam hari sebelum tidur.

“Yoghurt tidak hanya untuk sarapan, melainkan membantu untuk memuaskan suguhan manis dan lembut, yang dinikmati banyak orang sebagai camilan malam hari,” ungkapnya.

Jus ceri tart dengan kenari

Makanan ini memiliki kaya akan melatonin, yaitu hormon yang berperan penting untuk siklus dalam tubuh. Melatonin dapat meningkatkan kualitas tidur, hal ini dijelaskan pada penelitian yang mengungkap, mengkonsumsi jus tart dapat memberi kadar melatonin yang tinggi, dengan kualitas tinggi yang baik untuk meningkatkan tidur.

Jus ceri tart memiliki efek yang menguntungkan, yang dapat menghilangkan dari gejala insomnia. Selain itu, kenari juga merupakan sumber melatonin lainnya, yang dapat dikombinasikan sebagai makanan malam hari sebelum tidur.

Buncis dengan segelas susu

Ilustrasi Susu (Pixabay)
Ilustrasi Susu (Pixabay)

Buncis dan susu merupakan sumber triptofan, dengan asam amino yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Triptofan memberi efek melatonin di otak, serta serotonin, serta neurotransmitter.

Kiwi

Buah kiwi merupakan sumber antioksidan yang memberi efek serotonin, yang dapat membantu meningkatkan durasi dan kualitas tidur seseorang. Cara mudah untuk menikmati buah kiwi ini dengan memotong buah menjadi dua.

Melansir dari Live Healthily, tingkat antioksidan yang tinggi pada buah kiwi dapat mendorong tidur lebih nyenyak, dengan kandungan vitamin C yang baik mengurangi peradangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Dibilang Hambar, Momen Ayah Tetap Habiskan Masakan Ini Bikin Mewek

Kerap Dibilang Hambar, Momen Ayah Tetap Habiskan Masakan Ini Bikin Mewek

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 08:15 WIB

Hindari Begadang, Ini Tips Agar Si Kecil Tak Bangun Tengah Malam Minta Susu

Hindari Begadang, Ini Tips Agar Si Kecil Tak Bangun Tengah Malam Minta Susu

Lifestyle | Rabu, 17 Maret 2021 | 07:19 WIB

Jaga Kesehatan Mata, Yuk Konsumsi 5 Asupan Berikut

Jaga Kesehatan Mata, Yuk Konsumsi 5 Asupan Berikut

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB