Viral Twit Dokter Gigi Bisa Tahu Kegiatan Seksual Pasien, Benarkah?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 18 Maret 2021 | 15:12 WIB
Viral Twit Dokter Gigi Bisa Tahu Kegiatan Seksual Pasien, Benarkah?
Ilustrasi oral seks. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa waktu yang lalu sempat viral pernyataan bahwa dokter gigi dapat mengetahui 'aib' seseorang yang sudah ditutupinya di Twitter dan TikTok. Aib yang dimaksud di sini adalah tentang kesehatan seksual pasien.

Hal yang sama terjadi di luar negeri, setelah seorang pengguna TikTok @dentite membagikan jawaban seorang dokter gigi asal Michigan bernama Huzefa Kapadia.

Sang dokter mengakui bahwa mereka tahu apabila ada seorang pasien yang baru-baru saja melakukan seks oral dengan memberikan blow job.

"Baru tahu kalau dokter gigi bisa tahu (apakah) seseorang sudah memberi (emoticon kepala) atau tidak," tulis seorang pengguna TikTok lain yang kemudian dijawab @dentite dengan, "Aku banyak mendapat pertanyaan ini. Dan ya, kami tahu. Kami tahu," jawab Kapadia.

Huzefa Kapadia pun menjelaskan tentang palatal petechiae, yakni ketika sebuah benda terus-menerus mengenai langit-langit lunak di mulut dapat menyebabkan memar atau iritasi yang terlihat seperti bintik-bintik.

Cuitan dokter gigi tahu 'aib' pasiennya (Twitter)
Cuitan dokter gigi tahu 'aib' pasiennya (Twitter)

"Jika kau suka, katakanlah, mengisap lolipop. Satu atau dua kali, bukan masalah besar. Tapi katakanlah kau sering mengisapnya sepanjang waktu, Anda akan mendapat masalah." jelas Kapadia, dilansir dari Health.

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Pennsylvania, Mark Wolff, DDS, PhD, mengatakan bahwa dokter gigi melihat kasus ini secara berkala, meski tidak terlalu umum.

"Ini dapat berkisar dari memar fisik hingga petechiae, pembuluh darah yang pecah kecil-kecil akibat sering menghisap," ujar Wolff.

Biasanya kondisi ini terlihat seperti memar merah muda di bagian belakang langit-langit lunak. Namun Wolff mengatakan bahwa palatal petechiae bisa sembuh seperti bentuk memar lainnya di kulit.

Jawaban dokter gigi (TikTok/dentite)
Jawaban dokter gigi (TikTok/dentite)

"Bisa berlangsung selama berhari-hari hingga seminggu atau lebih. Itu juga tidak menyebabkan kerusakan permanen," sambungnya.

Meski ini diperhatikan oleh dokter gigi, kondisi ini bukanlah masalah besar, terutama jika Anda bukan anak-anak. Jadi, kedua dokter di atas menekankan untuk tetap memeriksakan kesehatan gigi secara rutin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seks Oral Lebih Berisiko bagi Pria, Simak 3 Fakta Kesehatannya

Seks Oral Lebih Berisiko bagi Pria, Simak 3 Fakta Kesehatannya

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 19:08 WIB

Wanita yang Viral Seks Oral di Halte Ditangkap, Ngaku Diberi Upah Rp22 Ribu

Wanita yang Viral Seks Oral di Halte Ditangkap, Ngaku Diberi Upah Rp22 Ribu

Jogja | Senin, 25 Januari 2021 | 17:10 WIB

Lanjut Seks Oral meski Ditegur, Sejoli Mesum di Halte Senen Diburu Polisi

Lanjut Seks Oral meski Ditegur, Sejoli Mesum di Halte Senen Diburu Polisi

Jogja | Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:29 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB