Komnas PA: Gangguan Mental Anak Akibat Main Ponsel Bisa Berujung Kekerasan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 18 Maret 2021 | 18:16 WIB
Komnas PA: Gangguan Mental Anak Akibat Main Ponsel Bisa Berujung Kekerasan
Ilustrasi anak kecanduan main ponsel (Shutterstock)

Suara.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka menyebut terjadi peningkatan kasus gangguan mental anak terkait dengan penggunaan telepon seluler. Hal ini menyusul adanya ratusan anak yang harus dirawat di rumah sakit jiwa Jawa Barat (Jabar), karena kecanduan game online.

"Itu di Jabar yang terlaporkan, belum lagi ada di kantor saya di lembaga perlindungan anak di seluruh Indonesia, kan banyak itu," terang Arist saat dihubungi suara.com, Kamis (18/3/2021).

Dari temuan kasus yang didapati Komnas PA, kasus kecanduan game online telepon seluler tidak hanya berdampak pada masalah mental anak, tapi juga berujung kekerasan dalam rumah tangga, hingga menjadikan anak sebagai korban.

"Dari 3 tahun ini, kita bisa peningkatan dari bentuk kekerasan karena gadget itu mencapai 28 persen, itu termasuk tinggi," papar Arist.

Bahkan 2 hingga 3 hari ke belakang Arist mendapat laporan anak usia 2,4 tahun di Tangerang, mengalami patah tulang setelah mendapatkan kekerasan dari keluarganya karena mengamuk akibat dilarang bermain ponsel.

"Baru saja terjadi di Tangerang 2 atau 3 hari lalu. Saya akan mengunjungi anak korban," terang Arist.

Lelaki berusia 60 tahun itu bercerita, pada awalnya anak sudah terlalu lama bermain ponsel, lalu sang ayah meminta ponselnya untuk digunakan.

Alhasil si anak menangis dan mengamuk, karena ingin menghentikan tangisan, ponsel kembali diberikan pada anak tersebut.

Tapi ternyata anak sudah terlanjur marah, dan ponsel akhirnya dilempar yang mengenai wajah salah seorang keluarga.

baca juga

Melihat perilaku anak tersebut, orangtua kesal lantas memukul dan melakukan kekerasan hingga anak mengalami patah tulang.

"Jadi dampaknya sangat luar biasa. Maka diperlukan terapi ahli teknologi menurut saya," ungkap Arist.

"Dan itu tidak hanya sekadar meminta anak tidak menggunakan gadget, tapi perlu edukasi karena berdampak pada kerusakan fisik dan mental," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Perawat Nasional: di Awal Pandemi, Banyak Nakes Alami Stres Mental

Hari Perawat Nasional: di Awal Pandemi, Banyak Nakes Alami Stres Mental

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 14:02 WIB

Bermain di Alam Turunkan Risiko Masalah Mental Remaja selama Pandemi

Bermain di Alam Turunkan Risiko Masalah Mental Remaja selama Pandemi

Health | Rabu, 10 Maret 2021 | 08:00 WIB

Studi: Stabilitas Karir Berisiko Pengaruhi Kesehatan Mental Pekerja Muda

Studi: Stabilitas Karir Berisiko Pengaruhi Kesehatan Mental Pekerja Muda

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 11:59 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB