CDC Curiga Beberapa Pengobatan Covid-19 Tidak Ampuh, Ini Alasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Jum'at, 19 Maret 2021 | 08:39 WIB
CDC Curiga Beberapa Pengobatan Covid-19 Tidak Ampuh, Ini Alasannya
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Suara.com - Dua jenis virus corona yang pertama kali terdeteksi di California, Amerika Serikat, sekarang memicu kekhawatiran para ilmuwan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan varian tersebut sekitar 20% lebih mudah menular. Beberapa pengobatan Covid-19 juga mungkin kurang efektif dalam melawan strain tersebut.

Namun, dilansir CNN, CDC tidak mengatakan bahwa vaksin Covid-19 tidak bekerja lagi terhadap virus meski menurut studi laboratorium antibodi dari vaksin tampaknya kurang efektif dalam menetralkan virus jenis ini.

Tetapi, CDC memperkirakan tingkat antibodi yang rendah mungkin masih cukup dalam melindungi seseorang dari Covid-19, terutama infeksi parahnya.

Sel kekebalan tertentu, selain antibodi, di dalam tubuh juga bisa melindungi dari infeksi.

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Di sisi lain, pajabat kesehatan khawatir beberapa pengobatan mungkin tidak bekerja dengan baik terhadap varian yang secara resmi disebut B.1.427 dan B.1.429.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS baru-baru ini menghentikan pengiriman pengobatan antibodi Covid-19 ke California, Nevada, dan Arizona, tempat varian tersebut beredar luas.

Mereka khawatir pengobatan bamlanivimab, yang dibuat oleh Eli Lily and Company, kurang efektif melawannya.

Pejabat mengatakan terapi Covid-19 lain yang dibuat Eli Lilly, yakni kombinasi bamlanivimab dengan obat lain, etesevimab, masih dapat dipesan.

baca juga

Perusahaan Eli Lilly mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19 untuk varian ini dan mengujikan pengobatan mereka terhadap beragam mutasi dan varian yang muncul.

"Itu selalu menjadi pandangan kami bahwa antibodi tambahan dari Lilly dan lainnya perlu dikembangkan untuk mengatasi evolusi virus, termasuk varian berbeda yang muncul di setiap negara," kata Eli Lilly dalam pernyataan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Limbah Plastik dari California, Aulia: Kirim Balik ke Negara Asal!

Tolak Limbah Plastik dari California, Aulia: Kirim Balik ke Negara Asal!

Sumut | Kamis, 18 Maret 2021 | 14:16 WIB

Indonesia Akan Punya Destinasi Wisata Seni dan Musik seperti California

Indonesia Akan Punya Destinasi Wisata Seni dan Musik seperti California

Bisnis | Kamis, 11 Maret 2021 | 17:16 WIB

Waspada! Varian Covid-19 California Disebut Lebih Menular dan Mematikan

Waspada! Varian Covid-19 California Disebut Lebih Menular dan Mematikan

Tekno | Kamis, 25 Februari 2021 | 14:32 WIB

Terkini

Hantu Tidak Mau Pergi, Warga Rusun 609 Ajak Penonton di 22 Kota Nonton Duluan

Hantu Tidak Mau Pergi, Warga Rusun 609 Ajak Penonton di 22 Kota Nonton Duluan

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:09 WIB

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Drakor New Recruit 5 Resmi Diproduksi Usai Musim ke-4 Raih Rating Tertinggi

Drakor New Recruit 5 Resmi Diproduksi Usai Musim ke-4 Raih Rating Tertinggi

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Nongkrong Cuma Ngopi tapi Bayar Ratusan Ribu? Waspada Jebakan Teman yang Doyan Gaslighting!

Nongkrong Cuma Ngopi tapi Bayar Ratusan Ribu? Waspada Jebakan Teman yang Doyan Gaslighting!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:59 WIB

ISESS Ingatkan Kapolri Baru: Tantangan Terbesar Mengubah Kultur, Bukan Mengganti Struktur

ISESS Ingatkan Kapolri Baru: Tantangan Terbesar Mengubah Kultur, Bukan Mengganti Struktur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:58 WIB

×