Kini Jadi Transgender, Elliot Page juga Berjuang dengan Disforia Gender

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:22 WIB
Kini Jadi Transgender, Elliot Page juga Berjuang dengan Disforia Gender
Ellen Page yang kini jadi laki-laki dan menggunakan nama Elliot Page. [Instagram]

Suara.com - Elliot Page, sebelumnya Ellen Page, sempat mengalami disforia gender atau gender dysphoria, hingga akhirnya memutuskan untuk mengumumkan dirinya sebagai transgender pada Desember tahun lalu.

Kondisinya itu diperburuk dengan pekerjaannya sebagai aktor profesional sejak usia 10 tahun dan masalah kesehatan mental yang ia tutupi serta diharapkan untuk tampil feminin saat di depan layar kaca.

Berdasarkan Mayo Clinic, disforia gender merupakan perasaan tidak nyaman atau tertekan yang mungkin terjadi pada orang yang identitas gendernya berbeda dari jenis kelamin yang ditetapkan saat lahir.

Gangguan ini berfokus pada masalah ketidaknyamanan seseorang terhadap situasinya, bukan identitasnya.

Disforia gender dapat merusak banyak aspek kehidupan. Kasyikan dengan gender yang berbeda dengan jenis kelamin yang ditetapkan sering menganggu aktivitas sehari-hari.

Ellen Page yang kini jadi laki-laki dan memakai nama Elliot Page. [Instagram]
Ellen Page yang kini jadi laki-laki dan memakai nama Elliot Page. [Instagram]

Misalnya, penderita disforia gender bisa menolak pergi ke sekolah karena tekanan untuk berpakaian sesuai dengan jenis kelamin mereka, atau takut dilecehkan maupun diejek.

Penderita juga dapat mengalami masalah mental lainnya seperti kecemasan, depresi, melukai diri sendiri, gangguan makan, penyalahgunaan obat, dan masalah lainnya.

Mereka juga sering mengalami diskriminasi yang mengakibatkan stres karena dinilai sebagai minoritas.

Remaja dan orang dewasa dengan disforia gender sebelum perubahan jenis kelamin mungkin berisiko mengalami pemikiran bunuh diri, upaya bunuh diri, hingga bunuh diri. Namun, ini juga dapat berlanjut setelah melakukan perubahan jenis kelamin.

Disforia gender dapat dimulai pada masa kanak-kanak dan berlanjut hingga remaja atau dewasa awal. Serta, penderita dapat mengalami kekambuhan.

Dalam kasus Page, pria berambut pendek ini berjuang dalam cara menjelaskan identitas aslinya kepada orang-orang.

Aktor yang baru saja cerai ini mengaku merasa seperti memakai kostum saat harus berpakaian layaknya perempuan.

"Bagaimana menjelaskan kepada orang-orang bahwa meskipun (aku) adalah seorang aktor, hanya mengenakan potongan kaus untuk seorang perempuan akan membuatku tidak nyaman," tuturnya saat diwawancarai majalah Time.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Disforia Gender, saat Kelamin Tak Sesuai dengan Jati Diri

Mengenal Disforia Gender, saat Kelamin Tak Sesuai dengan Jati Diri

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:37 WIB

Heboh Soal Dysphoria Gender Lucinta Luna, Penyakit Ini Bisa Memicu Depresi

Heboh Soal Dysphoria Gender Lucinta Luna, Penyakit Ini Bisa Memicu Depresi

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 10:07 WIB

Lucinta Luna Alami Dysphoria Gender, Ketahui Gejala Penyakitnya!

Lucinta Luna Alami Dysphoria Gender, Ketahui Gejala Penyakitnya!

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 09:16 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB