5 Anak Alami Gagal Hati setelah Minum Air Alkali, Produsen Tarik Produknya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 20 Maret 2021 | 09:19 WIB
5 Anak Alami Gagal Hati setelah Minum Air Alkali, Produsen Tarik Produknya
Produk Real Water (FDA)

Suara.com - Pejabat kesehatan Amerika Serikat memperingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi air alkali bermerek Real Water setelah lima anak asal Nevada menderita gagal hati.

Tak berapa lama kemudian, ada penambahan enam orang dari lingkungan rumah tangga yang sama, tiga dewasa dan tiga anak-anak. Mereka mengalami gejala yang tidak terlalu serius, seperti muntah, mual, dan kehilangan nafsu makan.

Sejauh ini, satu-satunya faktor umum penyebab terjadinya kasus ini adalah bahwa mereka telah meminum Real Water, lapor Live Science.

Minggu ini, BPOM AS (FDA) mengumumkan sedang menyelidiki sejumlah laporan adanya hepatitis non-virus, atau peradangan hati yang tidak disebabkan oleh infeksi virus, terkait konsumsi Real Water.

Badan tersebut juga menyelidiki produsen minuman yang berada di Las Vegas itu.

Produk Real Water (FDA)
Produk Real Water (FDA)

Sementara itu, FDA memperingatkan konsumen, pengecer, dan restoran untuk tidak minum, memasak, menjual, atau menyajikan produk minuman ini.

Alasan hubungan antara Real Water dan kasus hepatitis tidak jelas, tetapi Distrik Kesehatan Nevada Selatan mencatat hepatitis non-virus dapat disebabkan oleh paparan racun, penyakit autoimun atau minum terlalu banyak alkohol.

Karena kasus ini, perusahaan Real Water meminta pengecer untuk menarik produknya dan mengembalikannya ke distributor.

"Setiap pelanggan yang telah membeli Real Water dari pengecer diminta untuk mengembalikan produk tersebut," ujar kata Brent Jones, presiden perusahaan Real Water.

Sebenarnya, minum air alkali umumnya dianggap aman, meski air dengan kadar alkali tinggi bisa membuat rasa air tidak enak.

Namun, mengonsumsi air dengan kadar basa tinggi (air alkali mengandung pH 8 atau 9) dalam darah dapat menyebabkan masalah pencernaan dan iritasi kulit. Sedangkan tubuh pandai menjaga pH mendekati netral, yakni sekitar 7,4.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Air Alkali Lebih Bermanfaat Bagi Tubuh daripada Air Biasa?

Benarkah Air Alkali Lebih Bermanfaat Bagi Tubuh daripada Air Biasa?

Health | Minggu, 10 Januari 2021 | 08:00 WIB

Kini Air Alkali Bisa Didapat dengan Harga Terjangkau

Kini Air Alkali Bisa Didapat dengan Harga Terjangkau

Bisnis | Minggu, 20 Oktober 2019 | 21:45 WIB

Air Alkali Bisa Membahayakan Lambung? Ini Kata Dokter

Air Alkali Bisa Membahayakan Lambung? Ini Kata Dokter

Health | Kamis, 25 Januari 2018 | 12:54 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB