Penelitian: 3 Juta Masker Medis Terbuang Tiap Menit karena Pandemi Covid-19

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Minggu, 21 Maret 2021 | 18:54 WIB
Penelitian: 3 Juta Masker Medis Terbuang Tiap Menit karena Pandemi Covid-19
Ilustrasi sampah sarung tangan dan masker medis. (Pixabay/Alexas_Fotos)

Suara.com - Penggunaan masker medis dalam satu tahun terakhir tentu meningkat sejak terjadinya pandemi Covid-19. Meskipun diperlukan dan berguna mencegah penularan virus, masker medis sekali pakai yang terbuat dari mikrofiber plastik itu dapat memunculkan masalah baru terkait pencemaran lingkungan.

Penelitian dilakukan oleh Universitas Denmark Selatan dan Universitas Princeton menemukan bahwa hampir 130 miliar masker medis digunakan secara global setiap bulan, atau juga sekitar 3 juta per menit.

Para peneliti memperingatkan bahwa masker sekali pakai yang dibuat dengan mikrofiber plastik itu tidak dapat langsung terurai tetapi dapat terfragmentasi menjadi partikel plastik yang lebih kecil, yaitu plastik mikro dan nano yang tersebar luas pada ekosistem.

Pandemi telah meningkatkan produksi masker sekali pakai. Menurut para peneliti jumlah limbah masker sekarang sudah dalam skala yang sama dengan botol plastik, penyumbang utama masalah plastik dunia dengan sekitar 43 miliar botol diproduksi di seluruh dunia setiap bulan.

Namun, tidak seperti botol plastik yang sekitar 25 persen limbahnya bisa didaur ulang, masker bedah belum sama sekali.

"Tidak ada panduan resmi tentang daur ulang masker, membuat itu lebih mungkin untuk dibuang sebagai limbah padat," kata para peneliti tertulis dalam jurnal Frontiers of Environmental Science & Engineering dikutip dari Fox News.

"Jika tidak dikumpulkan dan dikelola dengan benar, masker dapat diangkut dari darat ke air tawar dan lingkungan laut melalui aliran permukaan, aliran sungai, arus laut, angin, dan (tertelan) hewan. Penggunaan masker limbah semakin meningkat. Dilaporkan di lingkungan yang berbeda dan media sosial telah berbagi tentang satwa liar yang terjerat tali elastis dari masker," tulis para peneliti.

Seperti sampah plastik lainnya, masker sekali pakai dapat menumpuk dan melepaskan zat kimia juga biologis berbahaya, seperti bisphenol A, logam berat, serta mikro-organisme patogen.

Selain itu, penyerapan partikel plastik kecil diketahui menyebabkan efek kesehatan yang merugikan dengan tiga cara utama, yaitu toksisitas partikel, toksisitas kimiawi, dan vektor mikroorganisme patogen.

baca juga

Para peneliti memperkirakan, limbah masker sekali pakai bahkan dapat menimbulkan lebih banyak masalah daripada kantong plastik.

"Masalah yang lebih baru dan lebih besar bahwa masker dibuat langsung dari serat plastik berukuran mikro. Saat rusak di lingkungan, masker dapat melepaskan lebih banyak plastik berukuran mikro, lebih mudah dan lebih cepat daripada kantong plastik," kata peneliti.

Ahli Toksikologi Lingkungan Elvis Genbo Xu dari University of Southern Denmark mengatakan, dampak negatif dari limbah masker sekali pakai itu mungkin tidak langsung terasa pada tumbuhan, hewan dan manusia. Tetapi lebih dulu mencemari lingkungan.

Untuk melindungi lingkungan dari bahaya masker sekali pakai, peneliti menyarankan empat saran berikut:

  1. Siapkan tempat sampah khusus masker untuk pengumpulan dan pembuangan
  2. Pertimbangkan standarisasi, pedoman, dan penerapan ketat pengelolaan limbah untuk limbah masker
  3. Ganti masker sekali pakai dengan masker wajah yang dapat digunakan kembali seperti masker kain
  4. Pertimbangkan pengembangan masker pembuangan yang dapat terurai secara lingkungan

"Sangat penting untuk meluncurkan upaya terkoordinasi dari para ilmuwan lingkungan, perusahaan alat medis, dan organisasi pengelola limbah padat, juga masyarakat umum untuk meminimalkan dampak negatif dari masker pembuangan, dan pada akhirnya mencegahnya menjadi masalah yang terlalu besar untuk ditangani," demikian kesimpulan para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah

Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu

Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

WIT Studio Umumkan Anime Orisinal LONA, Usung Tema Penelitian Otak Manusia

WIT Studio Umumkan Anime Orisinal LONA, Usung Tema Penelitian Otak Manusia

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 11:50 WIB

Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit

Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari

Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:03 WIB

Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau

Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau

Foto | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:00 WIB

Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu

Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:05 WIB

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09 WIB

Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?

Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:55 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×