Ini Tantangan OMAI Masih Sulit Digunakan Masyarakat Luas

Bimo Aria Fundrika

Senin, 22 Maret 2021 | 14:55 WIB
Ini Tantangan OMAI Masih Sulit Digunakan Masyarakat Luas
Ilustrasi Obat Modern Asli Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) telah terbukti secara praklinis maupun klinis untuk penanganan ataupun terapi penyakit. Ilmuwan dan praktisi kesehatan juga sepakat bahwa OMAI dapat digunakan untuk pengobatan pasien.

Hal itu salah satunya terungkap dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Perkumpulan Dokter Herbal Medik Indonesia (PIT PDHMI) 2021, para saintis dan juga praktisi kesehatan sepakat bahwa OMAI dapat digunakan untuk pengobatan pasien.

"Di beberapa negara itu mereka (dokter) memiliki kewenangan untuk meresepkan obat herbal, contohnya di Korea Selatan ini ada 15,26 persen dokter meresepkan obat herbal, kemudian di China 12,63 persen, di Taiwan 9,69 persen, yang paling tinggi adalah di Jerman, lebih dari 50 persen  dari para dokter di Jerman sudah terlatih dan boleh menuliskan obat herbal dalam terapi. Otomatis obat herbal itu masuk dalam semacam JKN di sana," ujar Molecular Pharmacologist yang juga Direktur Pengembangan Bisnis dan Saintifik PT Dexa Medica, Dr Raymond Tjandrawinata dalam keterangannya, Senin, (22/3/2021).

Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr Wiendra Waworuntu dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap pengobatan tradisional sangat tinggi.

Ilustrasi Rempah Bahan Minuman Herbal (Pixabay/ExplorerBob)
Ilustrasi Rempah Bahan Minuman Herbal (Pixabay/ExplorerBob)

Hal ini ditunjukan oleh data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 bahwa sebanyak 44,3 persen masyarakat Indonesia memanfaatkan layanan kesehatan tradisional untuk kesehatan. Namun, masih ada sejumlah tantangan agar OMAI ini bisa digunakan masyarakat luat.

Wakil Ketua Umum 1 sekaligus Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Muhammad Adib Khumaidi, Sp.OT, mengatakan bahwa saat ini obat dari bahan alam atau yang oleh sebagian orang masih dianggap pengobatan tradisional di Indonesia masih belum seperti di Jepang.

Di Negeri Sakura tersebut, pengobatan tradisional diakui oleh pemerintahnya bahkan ditanggung oleh asuransi kesehatan.

"Dokter sebagai healthcare practitioner perlu memiliki pengetahuan tentang pengobatan tradisional/herbal dan kompetensi dalam mengintegrasikan 2 paradigma pengobatan ke dalam pelayanan kesehatan, misalnya dengan cara insersi kurikulum pengobatan tradisional komplementer/herbal ke dalam pendidikan kedokteran dan penguatan kompetensi dokter," tutur dr Adib.

Dia lantas mendorong disusunnya regulasi yang melegitimasi pengobatan herbal di Indonesia. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Prof Taruna Ikrar, bahwa sampai saat ini pihaknya belum pernah menerbitkan STR untuk Dokter Herbal Medik karena belum ada payung hukumnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Obat Tradisional China Atasi Virus Corona Covid-19? Ini Kata Studi

Bisakah Obat Tradisional China Atasi Virus Corona Covid-19? Ini Kata Studi

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 11:01 WIB

Dukung OMAI Masuk JKN, Kemenkes Siap Revisi Permenkes 54

Dukung OMAI Masuk JKN, Kemenkes Siap Revisi Permenkes 54

Health | Selasa, 22 Desember 2020 | 16:50 WIB

Menteri Bambang: Mohon Maaf, Dokter Kita Lebih Senang Pakai Obat Impor

Menteri Bambang: Mohon Maaf, Dokter Kita Lebih Senang Pakai Obat Impor

News | Senin, 21 Desember 2020 | 16:47 WIB

Terkini

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup

Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:48 WIB

'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan

'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November

Sinopsis The Good Lawyer, Thriller Hukum Laurent Lafitte Hadir 9 November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

×