Kabar Baik, Flu Biasa Disebut Bisa Kasih Perlindungan dari Covid-19

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 24 Maret 2021 | 10:15 WIB
Kabar Baik, Flu Biasa Disebut Bisa Kasih Perlindungan dari Covid-19
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Peneliti di seluruh dunia masih terus berupaya mencari cara menghentikan laju penularan virus corona. Sejumlah penelitian juga terus dilakukan untuk mencari tahu upaya paling cepat meredam pandemi.

Kini sebuah studi baru yang diterbitkan Selasa di Journal of Infectious Diseases menunjukkan bahwa human rhinovirus, atau dikenal sebagai "flu biasa," membantu menghalangi SARS-CoV-2 berkembang biak di saluran pernapasan.

Para ilmuwan di MRC-University of Glasgow Center for Virus Research (CVR) sekarang percaya bahwa respons kekebalan alami terhadap flu juga dapat memberikan perlindungan yang signifikan dari Covid-19.

Dengan demikian, mereka yang memiliki kedua patogen dalam tubuhnya mungkin diperkuat secara unik terhadap virus corona yang lebih mematikan.

Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]
Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]

Hasilnya telah membuat para peneliti percaya bahwa interaksi virus yang bermanfaat dapat membantu mengurangi jumlah kasus virus corona baru. Meskipun itu bisa berarti lebih banyak orang yang mempertaruhkan kesehatan mereka untuk masuk angin.

Penelitian sebelumnya telah mengungkapkan bagaimana rhinovirus, virus pernapasan yang paling tersebar luas pada manusia, dapat memengaruhi tingkat keparahan dan patologi infeksi lain yang ada di tubuh.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa rhinovirus manusia memicu respons imun bawaan dalam sel epitel pernapasan manusia yang menghalangi replikasi virus COVID-19, SARS-CoV-2,” kata Pablo Murcia, penulis studi dan profesor Universitas Glasgow.

"Ini berarti bahwa respons kekebalan yang disebabkan oleh infeksi virus flu biasa yang ringan, dapat memberikan perlindungan sementara terhadap SARS-CoV-2, yang berpotensi memblokir penularan SARS-CoV-2 dan mengurangi keparahan COVID-19."

Murcia dan timnya berharap dapat melanjutkan penelitian mereka untuk menentukan "apa yang terjadi pada tingkat molekuler" di antara kedua virus tersebut.

Baca Juga: Kasus Pemalsuan Surat Covid-19, Polisi Periksa Kepala Kemenag Soppeng

“Kami kemudian dapat menggunakan pengetahuan ini untuk keuntungan kami, semoga mengembangkan strategi dan langkah-langkah pengendalian untuk infeksi COVID-19.”

“Sementara itu, vaksinasi adalah metode perlindungan terbaik kami terhadap Covid-19,” tambah Murcia.

Temuan serupa telah diterapkan di Rusia, di mana vaksin Sputnik V mereka untuk melawan virus corona dikembangkan menggunakan versi modifikasi dari adenovirus, yang juga menyebabkan gejala flu.

Anthony Fauci, direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, baru-baru ini menjamin Sputnik V, mengatakan bahwa itu tampak "cukup efektif".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI