Array

Polusi Bisa Bikin Penis Menyusut, Turunkan Jumlah Sperma dan Libido

Kamis, 25 Maret 2021 | 08:05 WIB
Polusi Bisa Bikin Penis Menyusut, Turunkan Jumlah Sperma dan Libido
Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)

Suara.com - Polusi, iklim, pasokan makanan, dan sumber energi bukan hanya berpengaruh pada lingkungan. Faktor-faktor tersebut bahkan bisa memengaruhi ukuran penis pria, termasuk testis dan libidonya.

Melansir dari Men's Health, menurut ahli epidemiologi lingkungan dan reproduksi Dr. Shanna H.Swan, bahan kimia lingkungan bisa mengganggu hormon pria. Hal ni telah dipaparkan Swan dalam bukunya yang berjudul Count Down: How Our Modern World Is Threatening Sperm Counts, Altering Male and Female Reproductive Development, and Imperiling the Future of the Human Race.

Pada bukunya tersebut ia mengeksplorasi korelasi antara penis yang lebih kecil, jumlah sperma yang lebih rendah dan penggunaan bahan kimia industri dalam produk sehari-hari.

"Bahan kimia di lingkungan kita dan praktik gaya hidup yang tidak sehat mengganggu keseimbangan hormonal kita," ujar Dr. Swan.

Setelah menulis bersama penelitian tentang penurunan jumlah sperma di Barat antara 1973 hingga 2011, buku baru Dr.Swan memeriksa bagaimana bahan kimia lingkungan dapat menyebabkan jumlah sperma rendah, mempengaruhi tingkat kesuburan seorang pria modern, dan penyusutan penis.

"Bahan kimia di lingkungan kita dan praktik gaya hidup yang tidak sehat di dunia modern kita mengganggu keseimbangan hormonal kita, menyebabkan berbagai tingkat kerusakan reproduksi," tulisnya dalam buku tersebut.

"Di beberapa bagian dunia, rata-rata wanita berusia dua puluhan saat ini kurang subur dibandingkan neneknya saat berusia 35 tahun," imbuhnya.

Menurut Dr. Swan, krisis eksistensial global ini menyebabkan penurunan jumlah sperma dan secara langsung menyebabkan ukuran penis dan volume testis menyusut.

"Kondisi reproduksi saat ini tidak dapat berlanjut lebih lama lagi tanpa mengancam kelangsungan hidup manusia," tulis Swan.

Baca Juga: Batu Langka dengan Ukiran Penis dari Era Romawi Ditemukan

Dokter Swan juga mengeksplorasi bagaimana polutan dapat memengaruhi libido.

"Peneliti di China menemukan bahwa orang dengan tingkat bisphenol A (bahan kimia yang sering dipakai untuk membuat plastik) yang lebih tinggi dalam darah mereka lebih mungkin mengalami masalah seksual, termasuk penurunan nafsu," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI