Jangan Diabaikan, Kesemutan Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin B12

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 25 Maret 2021 | 18:23 WIB
Jangan Diabaikan, Kesemutan Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin B12
Ilustrasi kesemutan. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak makanan yang mengandung vitamin B12, seperti daging, ikan, telur dan keju. Tapi, beberapa orang mungkin masih kekurangan asupan vitamin B12 dalam tubuh, terutama seorang vegan.

Padahal kekurangan vitamin B12 bisa berdampak banyak hal pada tubuh, salah satu efeknya adalah kesemutan. Kondisi ini dikenal sebagai paresthesia yang terasa seperti tusukan, kesemutan, dan mati rasa pada kulit.

NHS menjelaskan kondisi ini terjadi ketika suplai darah ke saraf terputus. Jika oksigen tidak cukup mencapai saraf di ekstremitas, seperti tangan dan kaki, maka Anda bisa mengalami kesemutan.

Kekurangan vitaminn B12 dalam tubuh juga salah satu jenis anemia, yang gejalanya bisa memburuk bila tak ditangani. Misalnya, Anda mengalami sariawan dan lidah merah.

Jika dibiarkan terlalu lama, anemia akibat kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan depresi dan penurunan kemampuan mental. Kondisi ini bisa berdampak negatif pada memori otak, pemahaman, dan penilaian.

Dilansir dari Express, seseorang mungkin menjadi mudah tersinggung dan mengalami perubahan pada cara berjalan atau bergerak. Anemia defisiensi vitamin B12 bisa didiagnosis melalui tes darah.

Ilustrasi kekurangan vitamin B12. (Shutterstock)
Ilustrasi kekurangan vitamin B12. (Shutterstock)

Penyebab kekurangan vitamin B12

Ada banyak penyebab kekurangan vitamin B12, seperti pembatasan pola makan dan masalah kesehatan lain atau anemia pernisiosa.

Anemia pernisiosa adalah kelainan autoimun yang mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel di perut. Akibatnya, sel lambung tidak mampu menghasilkan protein faktor intrinsik.

Protein inilah yang biasanya mengikat vitamin B12 sehingga bisa diserap kembali ke dalam tubuh. Tanpa faktor intrinsik yang mengikat vitamin B12, protein itu hilang melalui usus.

Karena itu, orang dengan kondisi ini akan membutuhkan suntikan hidroksokobalamin seumur hidup setiap dua hingga tiga bulan.

Penyebab lain dari kekurangan vitamin B12 adalah mengonsumsi inhibitor pompa proton (PPI). Jenis obat ini digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan, tetapi dapat menghambat produksi asam lambung secara terlalu efektif.

Asam lambung dibutuhkan untuk melepaskan vitamin B12 dari makanan yang dikonsumsi. Jika Anda khawatir dengan risiko ini, lebih baik konsultasi dengan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Abaikan Kekurangan Vitamin B12, Ini 3 Gejala Fisiknya!

Jangan Abaikan Kekurangan Vitamin B12, Ini 3 Gejala Fisiknya!

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 14:56 WIB

Gejala Kekurangan Vitamin B12, Waspadai Diare dan Sembelit Mendadak

Gejala Kekurangan Vitamin B12, Waspadai Diare dan Sembelit Mendadak

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 09:00 WIB

Jangan Remehkan Mata Kedutan, Mungkin Pertanda Kekurangan Vitamin Ini

Jangan Remehkan Mata Kedutan, Mungkin Pertanda Kekurangan Vitamin Ini

Bali | Jum'at, 25 Desember 2020 | 13:13 WIB

Terkini

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB