Anak Kurang Percaya Diri? Ini Saran Psikolog Untuk Orangtua

Bimo Aria Fundrika | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 25 Maret 2021 | 18:25 WIB
Anak Kurang Percaya Diri? Ini Saran Psikolog Untuk Orangtua
Ilustrasi anak percaya diri. (dok. istimewa)

Suara.com - Setiap orang tua pasti ingin anaknya  tumbuh jadi anak yang baik, cerdas dan percaya diri. Pasalnya dengan percaya diri maka seseorang bisa lebih menghargai dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. 

Dengan percaya diri maka anak juga menjadi luwes dalam bersosialisasi dengan orang-orang baru yang ada disekitarnya.

Namun, jangan berkecil hati jika mendapati anak Anda kurang percaya diri. Pasalnya rasa kepercayaan diri tersebut bisa ditumbuhkan dalam pribadi anak tersebut.

Psikolog Anak Fathya Artha mengatakan untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak maka orang tua harus mengenali terlebih dahulu karakter anak seperti apa.

“Jadi karakter anak itu ada tiga, Fast, Slow to Warm dan Difficult. Nah, ini yang harus dicari tahu oleh para orang tua. Jadi banyak yang bilang bayi itu lahir seperti kertas putih itu nggak ada, anak yang lahir sudah memiliki karakternya,” kata Fathya dalam konferensi pers “Bebelac Tunjukkan Hebatmu”, Kamis (25/3/2021).

Ilustrasi anak bermain (pexels/@cottonbro)
Ilustrasi anak bermain (pexels/@cottonbro)

Fathya menjelaskan, untuk karakter anak yang fast ini cenderung mudah untuk bergaul. Slow to warm anak yang cenderung pemalu dan harus ditemani terlebih dahulu oleh orang tuanya. Difficult termasuk anak yang langsung menolak dan tidak mau melakukan apapun.

“Jadi disini yang perlu kita pahami dulu anak kita masuk ke yang mana. Kalau yang slow ya harus ditemenin dulu, kayak anak aku dia nggak bisa dilepas begitu saja kalau di lingkungan baru, pasti gandengan dulu, sambil liat-liat. Kita juga nggak boleh memburu-buru anak ya, kita harus pastikan dia juga merasa aman itu yang penting. Salah satu caranya dengan kita bermain terlebih dahulu, kita tunjukkin kalau asik loh main disini dan lain-lain,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan kepada orang tua, jika anak sudah mulai berani mencoba hal yang baru, jangan diberikan pujian, namun diberikan penjelasan bahwa apa yang sedang dia lakukan itu sesuatu yang aman.

“Kalau dipuji wuih pinter ya, nanti dia akan bertindak untuk mendapatkan pujian bukan merasa aman. Bilangnya gini asik kan main disini, senang ngga tanya juga pendapat dan perasaan mereka seperti apa,” katanya.

Menurut Fathya, bermain adalah cara yang paling mudah untuk menumbuhkan nilai apapun dalam diri anak. Ia pun mengimbau kepada orang tua untuk sering mengajak anak bermain dan memberikan tantangan dalam sebuah permainan.

“Misalnya main susun balok, kalau sudah bisa selesaikan satu tantangan, tambah lagi tantangannya, itu gunanya untuk meyakinkan pada anak bahwa dia mampu melakukan tantangan-tantangan yang diberikan, dan percaya pada diri sendiri,” katanya. 

Orangtua pasti menginginkan buah hati memiliki karakter positif, salah satunya percaya diri. Meski demikian, karakter setiap anak berbeda-beda dan tidak bisa sama. Namun, jangan berkecil hati.

Apabila Bunda ingin menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan agar ia tidak terlalu minder kelak. Sebelumnya, ketahui dahulu apa saja penyebab yang bisa membuat rasa percaya diri anak menurun sehingga kita bisa tahu cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog : Ajarkan Kebaikan, Bisa Bikin Anak Lebih Bahagia

Psikolog : Ajarkan Kebaikan, Bisa Bikin Anak Lebih Bahagia

Health | Kamis, 25 Maret 2021 | 14:55 WIB

Anak Enggan Berbagi dengan Orang Lain? Ini Saran Psikolog

Anak Enggan Berbagi dengan Orang Lain? Ini Saran Psikolog

Health | Kamis, 18 Maret 2021 | 14:05 WIB

Pelaku Ghosting Buat Korban Bingung, Psikolog UGM Ungkap Kepribadiannya

Pelaku Ghosting Buat Korban Bingung, Psikolog UGM Ungkap Kepribadiannya

Jogja | Selasa, 23 Maret 2021 | 20:06 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB