7 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19

Vania Rossa | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 29 Maret 2021 | 16:09 WIB
7 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Priscilla Du Preez)

Suara.com - Setahun sudah seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, dilanda pandemi Covid-19. Dampak yang dirasakan sangat signifikan. Selain terhadap kesehatan dan perekonomian, pandemi ini telah memengaruhi kita semua dengan berbagai cara — termasuk kesehatan mental

Ketika kita dihadapkan pada krisis apa pun, ketakutan dan kecemasan tidak bisa dihindari. Ini adalah respons normal dan alami untuk situasi menantang yang dipenuhi dengan bahaya dan ketidakpastian. Meskipun sangat wajar bagi kita untuk khawatir, namun khawatir saja tidak akan membantu. Semakin kita fokus pada kekhawatiran, kita justru akan semakin putus asa atau cemas.

Kesehatan mental bukanlah sesuatu yang diperjuangkan orang lain. Dilansir melalui Lifehack, stres, kekhawatiran, dan kecemasan harus dihadapi secara teratur — dan terlebih lagi selama pandemi. Pandemi memang membuat kita sulit untuk memfokuskan pikiran dan tubuh kita, tetapi ada beberapa cara praktis yang dapat Anda coba untuk mengelola kesehatan mental Anda. Berikut tips kesehatan mental dalam menghadapi pandemi.

1. Fokus pada Apa yang Dapat Anda Kontrol
Hal yang pertama yang bisa dilakukan adalah berfokus pada apa yang ada dalam kendali Anda. Kita tidak dapat mengontrol apa yang terjadi di masa depan. Kita juga tidak dapat mengendalikan virus itu sendiri, ekonomi dunia, atau bagaimana pemerintah mengelola situasi. Tetapi kita dapat mengontrol apa yang kita lakukan di sini dan sekarang, dan itu benar-benar penting karena apa yang kita lakukan di sini dan sekarang dapat membuat perbedaan besar bagi kita dan orang-orang di sekitar kita.

Berfokus pada apa yang dapat kita kendalikan akan membantu kita menjaga kesejahteraan selama periode isolasi diri, karantina, atau penguncian.

2. Atasi Pikiran dan Perasaan Negatif
Tips kesehatan mental kedua adalah memperhatikan dan mengakui ketidakpastian dalam pikiran/perasaan yang muncul di pikiran Anda, berhenti sejenak, dan bernapas. Katakan pada diri Anda bahwa ini hanya pembicaraan kecemasan — ini hanya pikiran, dan pikiran bukanlah pernyataan fakta. Anda tidak perlu mempercayai semua yang Anda pikirkan.

Pikiran atau perasaan ini akan berlalu, dan Anda tidak perlu menanggapinya atau melakukan apa pun. Anda dapat mencoba membayangkan pikiran/perasaan tersebut melayang dalam gelembung atau awan.

3. Relaksasi Penuh Perhatian
Perhatian adalah tentang mengambil kesadaran yang tidak menghakimi saat ini, termasuk pikiran, perasaan, keadaan tubuh, dan sensasi Anda sambil mendorong keterbukaan, keingintahuan, dan penerimaan.

Ada banyak cara untuk melatih perhatian. Berikut ini satu metode yang sangat sederhana yang dapat Anda coba:

Jelajahi dan hubungkan dengan momen saat ini. Perhatikan pernapasan Anda, hitung napas Anda secara perlahan, dan sensasi menarik napas melalui hidung dan keluar melalui mulut. Cobalah menghitung hingga 20 sambil mengambil napas dalam yang lambat. Tujuannya untuk menenangkan pikiran dengan menggunakan panca indera untuk fokus pada lingkungan daripada pikiran yang mengganggu.

Kunci untuk mewujudkan kesadaran adalah menjadi pengamat yang tajam. Dengan menggunakan kelima indra Anda, lihat sekeliling dan perhatikan apa yang Anda lihat, apa yang Anda dengar, apa yang bisa Anda sentuh, apa bau yang Anda perhatikan terserap sepenuhnya dalam pengalaman indra Anda. Anda juga dapat menyetel pengatur waktu untuk beberapa menit, memejamkan mata, dan mencoba melakukan latihan ini menggunakan semua indra Anda dengan memvisualisasikan tempat yang telah Anda kunjungi, seperti liburan favorit.

4. Menghadapi Kecemasan
Kecemasan dan stres menghadirkan ancaman bagi kita, dan pada saat yang sama, membuat kita meremehkan kemampuan kita untuk mengatasi stres akibat ancaman itu. Tentu saja, sangat sulit membayangkan cara mengatasi itu selama pandemi, tetapi Anda harus ingat bahwa Anda sedang mengatasi dan akan mengatasinya.

Berikut salah satu cara untuk menantang ancaman dan terhubung dengan kemampuan Anda untuk mengatasinya: visualisasikan cara mengatasi. Mulailah dengan mendapatkan posisi yang nyaman. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung selama 5 hitungan perlahan, tahan napas selama beberapa hitungan, sebelum menghembuskan napas perlahan melalui mulut. Ulangi ini beberapa kali.

Kemudian, ingat kembali situasi yang Anda hadapi yang membuat Anda stres atau sulit, pikirkan tentang apa itu, bagaimana perasaan Anda saat itu, hal-hal yang mungkin Anda katakan pada diri sendiri, dan apakah Anda akan mengatasinya atau tidak. Kemudian, ceritakan sedetail mungkin apa yang Anda lakukan untuk mengatasi dan mengelola masalah itu, bagaimana hasilnya, dan bagaimana perasaan Anda saat itu.

Perhatikan baik-baik bagaimana Anda bisa meramalkan suatu bencana pada saat itu — dan bagaimana hal itu tidak berakhir seburuk yang Anda kira.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Oxford Paparkan Manfaat Bermain Video Game Bagi Kesehatan Mental

Peneliti Oxford Paparkan Manfaat Bermain Video Game Bagi Kesehatan Mental

Jabar | Sabtu, 27 Maret 2021 | 10:06 WIB

3 Kiat Jaga Mental Tetap Sehat Jelang UTBK SBMPTN 2021

3 Kiat Jaga Mental Tetap Sehat Jelang UTBK SBMPTN 2021

Lifestyle | Jum'at, 26 Maret 2021 | 22:22 WIB

Anda Punya Masalah Mental ? Ini Perbedaan Psikiater dan Psikolog

Anda Punya Masalah Mental ? Ini Perbedaan Psikiater dan Psikolog

Sulsel | Sabtu, 27 Maret 2021 | 06:05 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB