Kematian Akibat Covid-19 di New York Nyaris Tembus 50.000

Bimo Aria Fundrika

Senin, 29 Maret 2021 | 16:50 WIB
Kematian Akibat Covid-19 di New York Nyaris Tembus 50.000
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Pandemi Covid-19 hingga kini nampaknya belum akan segera berakhir. Meski sejumlah negara telah memulai program vaksinasi Covid-19, penyakit yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China ini sepertinya belum juga akan berakhir.

Bahkan, sebuah data menunjukkan, hampir 50.000 warga New York telah meninggal karena Covid-19.

Empire State telah mencatat setidaknya 49.928 kematian akibat virus pada Minggu sore, menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Dengan rata-rata tujuh hari setiap hari sekitar 76 kematian, negara bagian berada di jalur untuk melampaui tonggak sejarah minggu ini.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Hanya California, yang memiliki hampir dua kali lipat populasi New York, yang memiliki lebih banyak kematian.

Pelacak negara bagian itu sendiri, yang hanya mencakup kematian yang dikonfirmasi tetapi tidak diperkirakan, menyebutkan jumlah korban sedikit di atas 40.000.

Total korban itu muncul setahun setelah New York menjadi episentrum pandemi global.

Sejak virus itu tiba di negara bagian itu, ada lebih dari 1,8 juta kasus yang dikonfirmasi.

Diberitakan sebalumnya, lebih dari satu tahun pasca pertama kali ditemukan di Wuhan, China, kasus Covid-19 kini telah mencapai 127,74 juta infeksi diselurih dunia.

baca juga

Seiring penelitian tentang asal-usul virus Covid-19 masih dicari para peneliti, penularan juga masih terus menyebar di berbagai belahan dunia.

Dari situs worldometers.info, tercatat 472.393 orang baru terinfeksi virus SARS Cov-2 itu dalam 24 jam terakhir. Tambahan kasus baru itu lebih banyak dibandingkan jumlah orang yang sembuh dalam satu hari kemarin, yakni sebanyak 357.816 orang. Sedangkan kematian dilaporkan terjadi pada 6.502 jiwa.

Lonjakan kasus baru juga kematian hingga 51 persen terjadi di India. Kementerian Kesehatan India melaporkan 62.714 kasus baru dalam 24 jam

Sementara angka kematian juga mencapai 312 jiwa dalam satu hari, tertinggi sejak Natal, menurut data kementerian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

29 Maret: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bertambah Jadi 1.501.093 Orang

29 Maret: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bertambah Jadi 1.501.093 Orang

News | Senin, 29 Maret 2021 | 15:49 WIB

DIY Perdana Pakai Vaksin AstraZeneca, Anggota Polda Jadi Sasaran Penerima

DIY Perdana Pakai Vaksin AstraZeneca, Anggota Polda Jadi Sasaran Penerima

Jogja | Senin, 29 Maret 2021 | 15:38 WIB

WHO: Covid-19 Diduga Kuat Menyebar dari Kelelawar, Bukan dari Laboratorium

WHO: Covid-19 Diduga Kuat Menyebar dari Kelelawar, Bukan dari Laboratorium

Tekno | Senin, 29 Maret 2021 | 15:32 WIB

Terkini

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 11:49 WIB

Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis

Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru

Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Review Heart of the Beast: Trauma Disorot tapi Nggak Sedalam Petualangannya

Review Heart of the Beast: Trauma Disorot tapi Nggak Sedalam Petualangannya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Jaringan Rel Kereta Api Aktif di Sumut Mencapai  476,46 Km

Jaringan Rel Kereta Api Aktif di Sumut Mencapai 476,46 Km

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 11:44 WIB

Saksi Ungkap Permintaan Rp500 Juta dalam Kasus Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Saksi Ungkap Permintaan Rp500 Juta dalam Kasus Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:43 WIB

Tan Cheng Hoe Puji Ketangguhan Timnas Indonesia: Hampir Kami Kalahkan

Tan Cheng Hoe Puji Ketangguhan Timnas Indonesia: Hampir Kami Kalahkan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 11:42 WIB

Sampel Bangkai Paus Terdampar di Indragiri Hilir Dikirim ke BRIN

Sampel Bangkai Paus Terdampar di Indragiri Hilir Dikirim ke BRIN

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 11:41 WIB

5 Air Purifier HEPA di Bawah Rp1 Juta, Udara Bersih dengan Fitur Aromaterapi

5 Air Purifier HEPA di Bawah Rp1 Juta, Udara Bersih dengan Fitur Aromaterapi

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:40 WIB

Unik! Festival Musik 'Padepopan: Sweet Escape' Siap Guncang Terminal Jatijajar Depok

Unik! Festival Musik 'Padepopan: Sweet Escape' Siap Guncang Terminal Jatijajar Depok

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:40 WIB

×